Teknikal

Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dengan Stochastic Oscillator dan Fractals

Click Here for English Version of This Article

Banyak sekali teknik trading forex yang ada sekarang ini dan semuanya memilki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kali ini, kita akan coba lihat teknik dan strategi trading forex dengan menggunakan dua indikator, yakni Stochastic Oscillator (SO) dan Fractals. Tapi sebelumnya, kita bahas sedikit tentang kedua indikator tersebut.

SO adalah salah satu indikator yang banyak digunakna oleh para trader, baik trader pemula maupun yang sudah berpengalaman panjang di dunia trading forex. SO adalah indikator yang tampilannya berupa garis di dalam sebuah rentang 0-100 yang berada di luar layar utama chart. SO ini mengukur tingkat pergerakan harga dari suatu pasangan mata uang apakah tergolong masih netral, jenuh beli atau jenuh jual.

Sementara itu, Fractals adalah indikator yang cukup menarik walaupun tidak sepopuler SO dalam penggunaannya di kalangan trader. Fractals memberikan petunjuk soal kemungkinan perubahan arah dari harga suatu pasangan mata uang, sehingga trader dapat melakukan order berdasarkan perubahan ini.

Lantas, bagaimana jika kedua indikator ini digabungkan bersama dalam satu layar?

Kita lihat tampilan keduanya sebelum masuk ke pembahasan berikutnya tentang teknik trading forex dan strategi trading forex menggunakan kedua indikator ini.

Tampilan Stochastic Oscillator dan Fractals pada Layar MT4

Dari gambar terlihat bahwa Fractals berada di layar utama dan dekat dengan pergerakan candlestick yang sedang terjadi. Sementara itu SO berada pada kolom tersendiri dan bergerak naik turun mengikuti pergerakan candlestick.

Kedua indikator ini bisa menjadi teknik trading forex yang sederhana tapi profit jika bisa dikombinasikan dengan baik. Analisis dari kedua indikator ini dalam trading forex akan kita bahas di penjelasan berikutnya di bawah ini.

Baca juga : Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dengan Alligator dan Stochastic Oscillator

Bagaimana Teknik Trading Forex dengan Menggunakan SO dan Fractals?

Beberapa langkah dalam trading dengan menggunakan kedua indikator tersebut adlaah sebagai berikut:

  1. Atur SO dan Fractals pada layar MT4, tidak perlu melakukan pengaturan terhadap parameter dari kedua indikator tersebut.
  2. Fractals adalah indikator yang cenderung counter trend sedangkan SO juga seperti itu. Maka, disarankan untuk trading mengikuti prinsip ini.
  3. Jika ingin melakukan entry buy, pastikan SO sudah masuk di wilayah jenuh jual, yakni saat garis SO di bawah angka 20 atau sekitar angka 20.
  4. Lihat apakah terbentuk Fractals atau tidak, jika tidak terbentuk maka jangan lakukan entry.
  5. Jika SO berada di jenuh jual dan Fractals juga terlihat, maka entry buy bisa dilakukan dengan titik Fractals menjadi Stop Loss.
  6. Untuk entry sell, hal yang kebalikannya harus dilakukan. Pastikan SO sudah berada di area jenuh beli di atas angka 80 dan Fractals juga sudah terbentuk. Jadikan Fractals sebagai titik Stop Loss untuk order sell ini.

Perhatikan contoh gambar di bawah ini untuk mempermudah melihat melakukan order

Contoh Penempatan Order dengan Stochastic Oscillator dan Fractals

Baca juga : Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dengan Moving Average

Bagaimana dengan Target Profit dan Exit Order?

Target profit dapat diatur dengan berbagai pendekatan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Menggunakan SO sebagai target profit, yakni jika entry sell maka exit order dan target profit adalah pada saat SO masuk ke wilayah jenuh jual.
  2. Untuk entry buy, exit order dan target profit untuk order ini adalah pada saat SO berada di area sekitar jenuh beli.
  3. Jika menggunakan Fractals, target profit dan exit order diambil setelah muncul Fractals baru, terutama yang berlawanan arah dengan Fractals sebelumnya.
  4. Semakin besar timeframe yang dipakai, semakin mudah dalam penentuan titik target profit dan lebih valid data yang dihasilkan.

Ada juga beberapa trader yang melakukan penghitungan target profit dan stop loss dengan menggunakan pendekatan jumlah pips. Hal ini sah saja dan bisa saja dilakukan. Hanya saja, yang perlu diperhatikan adlaah jangan sampai titik stop loss terlalu dekat atau target profit terlalu jauh sehingga trading menjadi tidak optimal.

Baca juga : Tips Menggunakan Kartu Kredit dengan Aman

Peringatan

Perlu digarisbawahi bahwa sistem menggunakan dua indikator ini tidak memberikan kepastian selalu profit dan berhasil. Oleh karena itu batasan kerugian harus tetap ada dan terpasang pada setiap kali entry dilakukan yaitu berupa SL. Indikator hanyalah alat bantu untuk melihat kemungkinan yang akan terjadi, bukan alat untuk melihat masa depan yang akan terjadi.

Selalu patuhi aturan pada saat melakukan transaksi, karena kebanyakan trader melakukan kesalahan dengan melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Aturan ini termasuk jangan membuka posisi yang baru jika yang sudah ada belum mengenai SL atau TP. Jangan cepat terbawa emosi pada saat mengalami kerugian ataupun pada saat mendapat profit. Tetap lakukan analisis dengan baik dan pikiran yang fokus untuk mencapai teknik trading forex yang profit konsisten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *