Teknikal

Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dengan Fractals

Indikator Fractals adalah salah satu indikator yang cukup sering dipakai di kalangan trader, karena tampilan yang mudah dilihat dan juga mampu memberikan keakuratan yang cukup baik dalam trading forex. Indikator ini termasuk dalam jenis indikator Bill William, seperti Alligator.

Fractals sendiri terbentuk dari pergerakan sederhana yang terjaid di pasar. Fractals menunjukkan pola geometri dari pergerakan yang terjadi di pasar, lalu kemudian diolah menjadi indikator. Indikator ini sendiri menitikberatkan kemungkinan berbaliknya arah dari suatu harga pada suatu pasangan mata uang.

Fractals menampilkan titik perubahan harga dengan memunculkan ikon seperti anak panah. Bagi trader, hal ini memudahkan karena farctals akan muncul di titik yang kemungkinan besar potensial mengubah trend, lalu trader bisa mengambil entry di area tersebut.

Rumus perhitungan Fractals sendiri sebagai berikut :

Bearish Fractal: 
​High(N)>High(N−2) and
High(N)>High(N−1) and
High(N)>High(N+1) and
High(N)>High(N+2)

Bullish Fractals :​
Low(N)<Low(N−2) and
Low(N)<Low(N−1) and
Low(N)<Low(N+1) and
Low(N)<Low(N+2)

Dimana : N = Tinggi / rendah dari candlestick harga saat ini
N − 2 = Tinggi / rendah dari candlestick harga dua periode
di sebelah kiri N
N − 1 = Tinggi / rendah dari candlestick harga satu periode
di sebelah kiri N
N + 1 = Tinggi / rendah dari candlestick harga satu periode
di sebelah kanan N
N + 2 = Tinggi / rendah dari candlestick harga dua periode
di sebelah kanan N

Berikut adalah tampilan Fractals di chart

Tampilan Fractals di Layar MT4

Baca juga : Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dengan Moving Average

Bagaimana Cara Menghitung Fractals secara Manual?

Jika ingin menghitung Fractals secara manual, berikut adalah langkah-langkahnya :

  1. Isolasi titik tinggi / rendah (N) pada grafik.
  2. Jika ada dua titik tertinggi lebih rendah di sebelah kiri tinggi atau dua titik terendah lebih tinggi di sebelah kiri rendah (N-2 dan N-1), ada kemungkinan pola. Pola masih membutuhkan dua candlestick lagi di sebelah kanan untuk mengonfirmasi.
  3. Jika dua tertinggi lebih rendah terjadi setelah titik tertinggi maka fractals bearish selesai (N + 1 dan N + 2). Jika dua posisi terendah lebih tinggi terjadi setelah rendah fractals bullish selesai.

Baca juga : Fungsi dan Tugas dari Bank Snetral Secara Umum

Bagaimana Trading Sederhana Tapi Profit dengan Fractals ?

Secara sederhananya, trading dengan menggunakan Fractals dapat dilakukan sebagai berikut :

  1. Identifikasi titik Fractals di layar, lebih bagus timeframe yang dipakai juga timeframe besar.
  2. Jika kita ingin melakukan buy order, maka sebaiknya kita pasang order buy stop di atas fractals.
  3. Jika kita ingin melakuakn sell order, maka sebaiknya kita pasang order sell stop di bawah fractals.
  4. Stop loss dapat dipasang dengan menggunakan pendekatan titik Fractals yang terjadi sebelumnya, atau exit saat Fractals baru yang berlawanan muncul.
  5. Target Profit juga demikian, dapat dihitung dengan menggunakan pendekatan titik Fractals yang terjadi sebelumnya atau exit saat titik Fractals baru muncul.

Perhatikan contoh dari gambar berikut

Contoh Model Trading dengan Menggunakan Fractals

Baca juga : Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dengan William %R

Fractals sendiri menunjukkan kemungkinan perubahan trend. Ini karena Fractals pada dasarnya menunjukkan harga “U-shape”, yakni kemungkinan harga berbalik arah membentuk kurva U. Fractals bearish memiliki harga yang bergerak ke atas dan kemudian ke bawah, membentuk huruf U ke bawah. Fractals bullish terjadi ketika harga bergerak turun tetapi kemudian mulai bergerak naik, membentuk U ke atas.

Karena Fractals sangat sering terjadi, dan banyak dari sinyal tersebut bukan titik masuk yang baik, Fractals biasanya dipadukan menggunakan beberapa bentuk analisis teknis lainnya. Indikator Bill Williams seperti Alligator dapat dipakai untuk mengisolasi trend. Dengan menggabungkan Fractals dengan analisis trend, seorang trader dapat memutuskan untuk melakukan buy saja jika sinyal Fractals bullish sementara trend harga naik. Jika trend turun, mereka mungkin hanya melakukan entry sell pada saat sinyal Fractals bearish, misalnya.

Jangan lupa untuk selalu menempatkan Stop Loss dan Target Profit dalam setiap trading, sebagai langkah antisipasi. Perubahan harga bisa terjadi sewaktu-waktu, oleh karenanya perlu dipasang pengaman terhadap kemungkinan terkena loss.

Peringatan

Perlu digarisbawahi bahwa sistem menggunakan indikator ini tidak memberikan kepastian selalu profit dan berhasil. Oleh karena itu batasan kerugian harus tetap ada dan terpasang pada setiap kali entry dilakukan yaitu berupa SL. Indikator hanyalah alat bantu untuk melihat kemungkinan yang akan terjadi, bukan alat untuk melihat masa depan yang akan terjadi.

Selalu patuhi aturan pada saat melakukan transaksi, karena kebanyakan trader melakukan kesalahan dengan melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Aturan ini termasuk jangan membuka posisi yang baru jika yang sudah ada belum mengenai SL atau TP. Jangan cepat terbawa emosi pada saat mengalami kerugian ataupun pada saat mendapat profit. Tetap lakukan analisis dengan baik dan pikiran yang fokus untuk mencapai teknik trading forex yang profit konsisten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *