Teknikal

Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dengan Bollinger Bands dan Pola Candlestick

Click Here for English Version of This Article

Indikator Bollinger Bands (BB) adalah salah satu indikator yang umum dipakai dan sudah ada secara otomatis di perangkat trading forex yang kita miliki. Indikator ini termasuk indikator yang sering dipakai dan secara luas sudah diterapkan dengan berbagai macam pengaturan dan kombinasi dengan indikator lain. Namun, bagaimana seandainya jika sebuah indikator dipasangkan bukan dengan indikator lain, tetapi dengan sebuah pendekatan yang disebut pola candlestick?

Pola candlestick bukanlah indikator, tetapi merupakan pendekatan analisis pergerakan harga dengan melihat bentuk dan pola dari candlestick itu sendiri. Disebut pola, karena bentuk dari berbagai macam candlestick ini berulang-ulang dan membentuk satu kemiripan yang sama, sehingga layak disebut pola candlestick. Pola candlestick sendiri termasuk salah satu bagian dari analisis yang disebut Price Action.

Baca juga : Teknik Trading Sederhana Tapi Profit Dengan Bollinger Bands & Parabolic SAR

Bagaimana jika keduanya digabung?

Sebelum kita lebih jauh membahas bagaimana trading dengan menggunakan kedua pendekatan ini, kita bisa lihat tampilan gambar BB di chart MT4.

Tampilan BB pada Chart MT4

Mengapa hanya ada satu indikator di gambar? Sebab seperti yang sudah dibahas di atas, Pola Candlestick bukanlah indikator, tapi hanya tampilan dengan melihat pola yang terbentuk dari beberapa candlestick. Pola ini jika digabungkan dengan BB, pada titik tertentu akan menjadi tempat bagus untuk entry order kita dan bisa menghasilkan profit yang lebih maksimal jika dibandingkan hanya memakai BB saja atau hanya dengan Pola Candlestick saja.

Sekarang, mari kita lihat cara penggunaan kedua hal di atas dalam trading kita.

  1. BB akan bertindak sebagai rambu bahwa harga sudah mendekati titik baliknya. Dengan demikian, kita akan fokus untuk memilih melawan trend.
  2. Jika kita melakukan trading melawan trend ini, fokus berikutnya adalah mencari bentuk candlestick yang menunjukkan pembalikan.
  3. Contoh yang paling mudah terlihat adalah bentuk pola candlestick dari doji. Doji adalah salah satu dari sekian banyak pola pada candlestick yang umum terjadi dan sering dipakai sebagai pertanda pembalikan arah.
  4. Munculnya doji di garis batas bawah atau garis batas atas dari BB merupakan sinyal bahwa harga akan berbalik arah.
  5. Hal ini dapat kita manfaatkan untuk melakukan order entry pada pasangan mata uang yang bersangkutan setelah melihat doji muncul.

Mari kita lihat kembali gambar, untuk memahami maksud dari pernyataan di atas.

Pola Candlestick “Doji” pada Chart MT4

 

Baca juga : Bagaimana Cara Investasi Saham ?

Bagaimana jika kita ingin mengikuti trend?

Pada saat kita trading namun ingin mengikuti trend, maka pastikan candlestick selalu berada di atas atau di bawah garis tengah BB. Pola yang muncul pada candlestick haruslah solid bullish atau solid bearish, atau paling tidak candlestick yang sama. Cara lainnya, adalah dengan melihat apakah candlestick berada di dekat atau selalu menempel pada garis batas atas atau garis batas bawah dari BB. Jika itu terjadi, maka peluang profit dengan trading mengikuti trend akan lebih besar.

Penentuan TP dan SL juga bisa dilakukan dengan berbagai cara. Yang pertama adalah dengan menggunakan BB, jika candlestick menyentuh sisi lain dari garis batas, maka itulah saatnya keluar dari trading dan ambil profit. Yang lainnya, adalah dengan keluar dari pasar saat muncul candlestick pembalikan arah, sehingga order yang kita punya kemungkinan besar akan berkurang. Ada juga dengan penetuan jumlah pips, namun metode ini dirasa kurang efektif mengingat potensi yang didapat bisa lebih besar, apalagi pada saat harga terus bergerak naik atau turun (trending).

Untuk penentuan SL, sama halnya dengan penentu target profit. Stop Loss bisa diletakkan pada garis batas BB yang lainnya (jika trading mengikuti trend) atau juga bisa dengan memakai pendekatan jumlah pips, misalnya 30 atau 50 pips dari harga pembukaan order. Tp yang baik hendaknya maksimal 5% dari total modal yang dimiliki, sehingga tidak memberatkan trader pada saat terkena SL.

Baca juga : Teknik dan Strategi Trading dengan Bollinger Bands

Apa saja yang perlu diperhatikan?

Perlu diingat bahwa sistem menggunakan dua indikator ini tidak memberikan kepastian selalu profit dan berhasil. Oleh karena itu sebaiknya batasan kerugian harus tetap ada dan terpasang pada setiap kali entry dilakukan yaitu berupa Stop Loss atau SL. Indikator hanyalah alat bantu untuk melihat kemungkinan yang akan terjadi, bukan alat untuk melihat masa depan yang akan terjadi.

Selalu patuhi aturan pada saat melakukan transaksi, karena kebanyakan trader melakukan kesalahan dengan melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Aturan in termasuk jangan membuka posisi yang baru jika yang sudah ada belum mengenai SL atau TP. Jangan cepat terbawa emosi pada saat mengalami kerugian ataupun pada saat mendapat profit. Tetap lakukan analisis dengan baik dan pikiran yang fokus untuk mencapai teknik trading forex yang profit konsisten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *