Teknikal

Teknik Trading Sederhana Tapi Profit : Bollinger Bands & Stochastic Oscillator

Salah satu teknik trading yang dapat dipakai adalah dengan menggunakan gabungan dari Bollinger Bands (BB) dan Stochastic Oscillator (SO). Gabungan dair kedua indikator ini dapat saling memperkuat konfirmasi apakah suatu pasangan mata uang sedang akan berbalik arah atau masih dalam trend. Kedua indikator ini dapat saling melengkapi satu sama lain.

Seperti yang sudah diketahui, BB menunjukkan rentang kemungkinan harga menggunakan pendekatan garis batas bawah, garis tengah dan garis batas atas yang sudah di bahas pada artikel Teknik Trading Sederhana Tapi Profit Dengan Bollinger Bands . Sedangkan untuk SO, juga sudah di bahas pada artikel Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dengan Stochastic Oscillator jika ingin menggunakan indikator tersebut secara terpisah.

Pada kali ini, kita akan lihat dan bahas bagaimana jika kedua indikator ini diterapkan pada teknik trading. Perhatikan tampilan dari kedua indikator ini pada gambar berikut ini.

 


Tampilan dari Bollinger Bands dan Stochastic Oscillator

 

Dapat dilihat bahwa SO dan BB akan menunjukkan konfirmasi saat keduanya berada di titik yang sama. Pada saat candlestick menyentuh garis batas bawah BB dan bersamaan dengan SO yang juga masuk wilayah jenuh jual, maka ada kemungkinan harga akan berbalik arah ke atas. Sementara jika terjadi sebaliknya, jika candlestick menyentuh garis batas atas BB dan SO juga menunjukkan jenuh beli, maka ada kemungkinan untuk turun.

Sementara jika dalam keadaan harga dalam suatu trend, kedua indikator akan menunjukkan posisi yang sama. Posisi yang sama yang dimaksud adalah saat candlestick menyenuth salah satu garis dari BB dan SO menunjukakn arah jenuh jual atau jenuh beli. Mari kita lihat kembali bagaimana penentuan entry menggunakan dua indikator ini, perhatikan gambar berikut ini.

Baca juga : Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dengan Pola Candlestick


Titik Entry Menggunakan Indikator Stochastic Oscillator dan Bollinger Bands

Entry melawan arus dapat dilakukan pada saat kedua indikator BB dan SO berada di titik yang sama. Kita bisa melakukan entry sell saat candlestick mencapai garis batas atas dari BB dan di saat yang bersamaan SO juga masuk ke area jenuh beli. Hal ini menunjukkan bahwa harga sudah terlalu tinggi naiknya dan cenderung berpotensi turun.

Sementara sebaliknya, pada saat candlestick menyentuh garis batas bawah dari BB dan SO juga berada di area jenuh jual, maka pada saat itu sebaiknya kita mulai melakukan order buy. Hal ini karena harga dianggap sudah terlalu murah dan mempunyai potensi untuk naik. Sangat mudah sekali teknik trading ini dan sederhana tapi bisa mendapatkan profit.

Sementara itu, untuk yang mengikuti trend, bisa juga menggunakan dua indikator ini. Perhatikan gambar berikut ini.


Indikator Stochastic Oscillator dan Bollinger Bands Saat Trend Terjadi

Pada saat candlestick terus berada di garis atas atas dari BB, di saat yang sama SO juga terus berada di atas angka 70 dan tetap berada di wilayah jenuh beli. Hal ini terjadi saat sentimen sangat kuat sehingga harga terus naik. Hal yang sama berlaku saat trend sedang turun, dimana ada kemungkinan candlestick terus berada di garis batas bawah BB dan SO juga terus  berada di wilayah jenuh jual.

Meskipun bisa dipakai bagi yang trading yang mengikuti trend, namun kebanyakan trader yang menggunakan kedua indikator ini menggunakannya untuk melawan trend. Sehingga, kedua indikator ini lebih cocok dipakai pada saat keadaan pasar forex sedang sunyi atau sideways. Sebab, ada kemungkinan harga akan bolak-balik dan naik turun sehingga dapat dibaca dengan kedua indikator ini dengan baik.

Baca juga : Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dengan Custom Indicator

SL dan TP?

Penentuan target profit ada banyak cara. Untuk yang mengikuti trend, SL bisa di atur dengan menggunakan pendekatan pips atau persen kerugian dengan target profit pada saat candlestick menyentuh batas lain dari BB atau pada saat SO mulai masuk ke wilayah jenuh lain. Sedangkan bagi yang mengikuti trend, batas kerugian bisa diatur dengan garis batas BB yang berada di seberangnya atau SO yang mulai turun.

Target profit yang memakai aturan mengikuti trend, dapat diatur semaksimal mungkin mengikuti candlestick yang terus bergerak sampai terbentuk candlestick yang menunjukkan akan adanya pembalikan arah atau pada saat SO mulai turun dari wilayah jenuh. Atau dengan melihat mulai menjauhnya candlestick dari garis BB atau keduanya. Tinggal dilihat mana yang lebih dahulu terjadi.

Peringatan

Tetap harus diingat bahwa sistem menggunkan dua indikator ini tidak menjamin 100% profit dan berhasil. Oleh karena itu batasan kerugian harus tetap ada dan terpasang pada setiap kali entry dilakukan. Indikator hanyalah alat bantu untuk melihat kemungkinan yang akan terjadi, bukan alat untuk melihat masa depan yang akan terjadi.

Selalu patuhi aturan pada saat melaukan transaksi, karena kebanyakan trader melakukan kesalahan dengan melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Jangan cepat terbawa emosi pada saat mengalami kerugian ataupun pada saat mendapat profit. Tetap lakukan analisis dengan baik dan pikiran yang fokus untuk mencapai teknik trading forex yang profit konsisten.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *