Teknik Trading Sederhana dan Profit Pair GBP/USD

Poundsterling merupakan salah satu mata uang yang dikenal oleh masyarakat dunia. Poundsterling Britania Raya, dengan kodenya GBP merupakan salah satu mata uang yang tergolong likuid dan sering diperdagangkan oleh masyarakat dunia, baik secara fisik maupun di dunia trading forex. Pasangan mata uang GBP/USD sering dijuluki “cable” merujuk pada istilah zaman dahulu dimana transaksi pertama antara UK dan USA secara online disebut dengan istilah ini.

Simbol Poundsterling

Dalam dunia trading forex, GBP merupakan salah satu penyusun dalam Indeks Dolar AS (DXY, USDX) yang bobotnya adalah nomor 2 terbesar setelah Euro. Dengan bobot sekitar 10%, GBP tergolong mampu mengubah nilai dari Indeks Dolar AS walaupun tidak sekuat Euro.

Apa saja yang menjadi katalis penggerak GBP?

1. Faktor Internal

Faktor internal mencakup data dan perkembangan ekonomi dari UK (ada perbedaan antara Inggris, UK dan Britania Raya). Sejumlah macam data yang harus diperhatikan, namun sebaiknya fokus pada GDP, Inflasi, Pengangguran dan Suku Bunga yang ada di negara ini. Faktor internal ini juga menjadi acuan bagi BoE, Bank Of England  untuk melakukan aksi moneter, seperti menaikkan, menurunkan atau mempertahankan suku bunga.

2. Faktor Eksternal

Faktor eksternal bagi pasangan mata uang ini adalah faktor ekonomi di luar UK. Untuk saat ini, yang paling dominan adalah seputar masalah Brexit yang masih menjadi topik utama. Adapun keadaan Eropa juga seidkit banyak berhubungan dengan mata uang ini karena Uni Eropa adalah rekan dagang terbesar dari UK. Sementara dari USA juga berpengaruh terhadap pasangan mata uang ini, selain tentunya faktor global.

Trading GBP/USD

Trading di pasangan mata uang ini boleh dikatakan susah-susah gampang, karena volatilitas dan range harian yang cukup lebar. Dengan begitu, maka trader diharapkan lebih berhati-hati dalam trading, terutama dalam penentuan besaran lot dan titik stop loss dan target profit. Pasangan mata uang ini dulu sering bergerak dalam rentang hingga 200-300 pips dari titik tertinggi ke titik terendahnya.

Untuk faktor teknikal, GBP/USD sebaiknya dianalisis dengan time frame yang lebih besar dari H1/ 1 jam, karena faktor range pergerakan harian yang lebar. time frame yang besar juga mengurangi dampak noise yang mungkin terjadi pada time frame yang lebih kecil. Trader bisa menggunakan pendekatan indikator seperti campuran Stochastic dan MA untuk trading, ataupun dengan pola candlestick.

Rilis Data dari UK

 

Apa yang perlu diperhatikan dalam Trading GBP/USD?

  1. Tidak semua berita dari UK harus diperhatikan untuk  trading forex di pasangan mata uang ini. Biasanya, rilis penting seperti GDP, suku bunga atau inflasi lebih mempunyai bobot pada pergerakan pasangan mata uang ini. Pastikan untuk memperhatikan rilis dari data ekonomi seperti ini.
  2. Seperti yang sudah disebutkan, bank sentral UK alias BoE mempunyai wewenang unutk mengatur suku bunga. Cek tanggal BoE melakukan pertemuan dan mengumumkan kebijakan mereka, supaya terhindar dari pergerakan yang liar dari GBP/USD.
  3. Faktor Brexit juga memiliki pengaruh yang besar terhadap pasangan mata uang ini. Selalu bersedia dengan berita-berita seputar Brexit.
  4. Kebanyakan broker memberikan spread yang cukup kecil pada mata uang ini, yang bisa menjadi keuntungan dan kerugian. Keuntungan, karena profit bisa didapat lebih cepat tidak menunggu harga bergerak melebihi nilai spread. Kerugian, karena mudahnya harga berubah maka bisa timbul niat untuk melakukan overtrading dengan membuka order baru yang banyak. Waspada dengan hal ini.
  5. Karena pasangannya adalah USD, maka berita dari Amerika Serikat juga perlu diperhatikan dalam pengambilan keputusan sebelum trading dieksekusi.
  6. Dalam beberapa kesempatan, bahkan berita yang bukan dari UK maupun Amerika Serikat terkadang juga bisa menggerakkan pasangan mata uang ini. Faktor Risk On dan Risk Off (sentimen pelaku pasar apakah merasa optimis atau pesimis) juga bisa menjadi penggerak dari pasangan mata uang ini.

Baca juga : Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dengan Alligator

 

Peringatan

Perlu digarisbawahi bahwa sistem trading pada pasangan mata uang ini tidak memberikan kepastian selalu profit dan berhasil. Oleh karena itu batasan kerugian harus tetap ada dan terpasang pada setiap kali entry dilakukan yaitu berupa SL. Perlu diingat bahwa jiia memakai indikator,  indikator hanyalah alat bantu untuk melihat kemungkinan yang akan terjadi, bukan alat untuk melihat masa depan yang akan terjadi.

Selalu patuhi aturan pada saat melakukan transaksi, karena kebanyakan trader melakukan kesalahan dengan melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Aturan ini termasuk jangan membuka posisi yang baru jika yang sudah ada belum mengenai SL atau TP. Jangan cepat terbawa emosi pada saat mengalami kerugian ataupun pada saat mendapat profit. Tetap lakukan analisis dengan baik dan pikiran yang fokus untuk mencapai teknik trading forex yang profit konsisten.

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *