Review Forex 24 April 2019

Pertama kali, mari kita cek kalender forex untuk hari ini, untuk melihat apa yang akan terjadi.

Dari kalender forex, kita simpulkan  ada beberapa berita yang layak untuk diwaspadai untuk hari ini. High Impact news terlihat, sehingga kita bisa lebih fokus untuk untuk menganalisis pair secara teknikal dan fundamental. Namun begitu, tetap selalu waspada dengan berita ataupun pidato lain yang mungkin bisa saja muncul.

Rilis berita hari ini kebanyakan medium impact namun ada juga yang high impact. Rilis angka IFO di Jerman pada pukul 15.00, Rilis tingkat suku bunga dari Bank Of Canada pada pukul 21.00 diikuti press conference jam 22.15 dan juga data cadangan minyak mentah USA pada pukul 21.30 akan menjadi faktor penentu pergerakan beberapa mata uang.

Yang paling terdampak dari berita di atas adalah CAD, EUR dan juga oil. Sebagai bahan masukan, tentu saja boleh kita memperhatikan berita-berita ini.

EUR/USD
Dalam beberapa waktu terakhir, sebenarnya sudah terlihat bahwa EUR/USD masih dalam fase sideways alias tidak bergerak ke atas ataupun ke bawah. Pertanyaannya adalah , kenapa dengan EUR/USD ? Range yang terlihat belakangan ini tidak menunjukkan akan ada trend bullish atau bearish. Mari kita lihat apa yang terjadi, pertama dimulai dari sisi teknikal.

Dari timeframe weekly, sebenarnya ada potensi buat EUR/USD naik. Hal ini dikarenakan saat ini EUR/USD sedang membentuk pola falling wedge, dimana pola ini selalu bias bullish. Hanya saja, sampai saat ini EUR/USD belum bisa “bangkit” dan menembus upperline dari pola ini. Semakin mengarah ke hari ini, semakin sempit range dari wedge ini. Seharusnya, dalam waktu yang tidak lama lagi, EUR/USD bisa menguji upperline dari pola ini. Yang kita perlukan hanya trigger.

Sementara itu di timeframe H4, belum ada terlihat satu pola pun yang jelas. Seminggu terakhir, EUR/USD hanya bergerak dalam range 1.1200-1.1330. Range ini boleh dibilang cukup sempit untuk hitungan minggu, karena kalau kita bandingkan dengan pair lain, bisa mencapai 200-500 pips. Ada apa dengan EUR/USD ?

Dari gambar chart terlihat, EUR/USD mempertahankan support di 1.1200 dan area demand terbentuk pada area hijau. Area demand berada di 1.1165-1.1200, cukup lebar untuk pair yang rata-rata hariannya hanya 51 pips. Sedangkan untuk resisten ada di sekitar 1.1250 dengan area supply yang tipis, hanya 10 pips. Resisten yang lebih kuat terlihat di 1.1300 dengan area supply dari 1.1300-1.1340.

Jika kita cek lebih dalam, ternyata data Commitment Of Traders juga menunjukkan rekor tertinggi transaksi EUR/USD, lebih tepatnya dominan short EUR/USD. Namun, tidak selaras dengan hal itu EUR/USD justru masih mampu bertahan di atas 1.1200 dan terlihat masih alot buat menembus di bawah 1.1200.

Rilis data beberapa waktu lalu menunjukkan perlambatan ekonomi di zona Euro, namun ternyata tidak membuat EUR/USD jatuh. Ada beberapa pemikiran mengapa hal ini bisa terjadi, diantaranya:
1. Safe Haven, EUR/USD bertindak sebagai safe haven dari kisruh Brexit. Investor yang mau berinvestasi di UK terpaksa harus memarkirkan dulu dana mereka di zona Euro sembari melihat perkembangan Brexit.
2. Eropa sebenarnya tidak jelek-jelek amat dalam hal ini, walaupun pertumbuhan ekonominya menurun.

Range 1.1200-1.1330 diperkirakan masih akan menjadi level playground buat pair ini sampai beberapa waktu ke depan. Opsi buy jika melewati 1.1230 dan sell jika menembus 1.1190.

GBP/USD
Untuk GBP/USD, belum terlihat adanya kenaikan setelah jatuh ke bawah level 1.3000. Saat ini GBP/USD masih bertengger di 1.2900-1.3000 dan menunggu trigger berikutnya. Jika diperhatikan, ternyata GBP/USD saat ini di timeframe Daily sedang berada di support area, dan 1.2980 adalah support yang sekarang jadi resisten sudah diuji beberapa kali sejak Februari 2019.

Isu Brexit masih menjadi faktor utama penentu arah dari pair ini. Seperti yang diketahui, Brexit yang masih diundur sebenarnya justru membawa dampak negatif buat GBP/USD karena ketidakpastian yang terus berlanjut. Sehingga, walaupun Brexit ditunda hingga Oktober 2019 justru memberikan kesan negatif buat GBP/USD.

Pada gambar terlihat bahwa di timeframe daily, GBP/USD masih dalam keadaan tertekan dan akan keluar dari demand area. Demand area berikutnya ada di 1.2735-1.2800 dengan support ada di 1.2800. Resisten terlihat sangat jauh di 1.3400 dan kemungkinan akan sulit ke sana. Bias bearish masih dipertahankan untuk hari ini.

Untuk hari ini, diperkirakan GBP/USD akan bergerak dalam rentang yang sama, namun dengan bias cenderung bearish. Tidak ada berita yang saya cek bisa menggerakkan GBP/USD, namun tekanan candlestick masih bearish.

Beberapa hal penyebab dari GBP/USD yang menurun saat ini, diantaranya :
1. Isu Brexit yang masih tidak menentu. Pasar sempat euforia dengan ditundanya Brexit, namun sebenarnya ini justru hal yang kurang baik buat GBP. Hal ini menyebabkan semakin berlarut dan rumitnya proses Brexit itu sendiri, sehingga pasar muali menghitung ulang invesatasinya di UK.
2. Tekanan secara teknikal, terutama dari USD yang tetap menguat secara menyeluruh terhadap mata uang negara lain. USD saat ini terpantau berada di level tertingginya untuk saat ini dalam beberapa bulan terakhir.

Opsi untuk hari ini adalah buy jika GBP/USD mampu naik melewati 1.3000 dan sell jika GBP/USD turun melewati 1.2900. Tetap perhatikan apapun berita yang keluar yang berhubungan dengan Brexit.

USD/CHF
Tidak banyak yang bisa disimpulkan dan dianalisis dari pair ini, selain karena pair ini adalah cerminan terbalik dari pergerakan EUR/USD. Namun, beberapa waktu belakangan ini, pair ini cenderung rally bahkan menembus 1.0100. Posisi terakhir pagi ini adalah 1.0200 yang merupakan tertinggi sejak Februari 2017.

Dari sisi fundamental, tidak ada berita rilis hari ini dari Swiss, sehingga tidak ada hal yang perlu diwaspadai dari berita. Namun yang perlu diingat, pair ini sangat rentan diintervensi oleh bank sentral Swiss (SNB). Keteguhan SNB untuk mempertahankan CHF tetap lemah ditengarai sebagai penyebab terus bullishnya pair ini, yang artinya adalah pelemahan CHF.

Dari gambar chart terlihat kuatnya trend bullish terhadap pair USD/CHF ini. Belum adanya area supply ataupun resisten membuat trader masih meraba kemungkinan resisten ataupun supply area. Sementara support dan demand area terlihat jauh di bawah, support ada di 0.9900 dengan demand area ada di 0.9900-0.9910.

Dari chart juga terlihat, bahwa USD/CHF masih sangat bullish. Koreksi yang mungkin terjadi bisa menjaid pijakan buat buyer membawa pair ini lebih tinggi lagi. Target ke round number 1.0300 terlihat mungkin untuk saat ini.

Faktor-faktor yang perlu diwaspadai untuk hari ini :
1. Kemungkinan USD/CHF terus rally sampai mendekati 1.0200. Tidak terlihat ada resisten kuat lagi sejak 1.0150 telah terlewati oleh pair ini, sehingga target berikutnya adalah level round number di 1.0200. Ketiadaan resisten ini akan membuat buyer lebih dominan sampai ke level 1.0200.
2. SNB yang selalu bersiap sedia di pasar. Layaknya petugas keamanan, SNB akan selalu ada di pasar dan mengawasi pergerakan dari USD/CHF dan EUR/CHF. Hal ini akan menimbulkan distorsi pergerakan dari pair USD/CHF ini, dimana seharusnya USD/CHF bearish menjadi stagnan.

Opsi untuk hari ini adalah buy USD/CHF dengan target TP di 1.0300. SL akan diletakkan di 1.0150 dan akan berganti menjadi sell jika terus tembus di bawah 1.0130.

USD/JPY
Pair ini pada pagi hari ini terlihat sedikit menguat, menjauhi 112. Namun sebenarnya, bias dari candlestick terlihat masih sangat bullish, terutama di timeframe Daily dan H4. Khusus di timeframe H4, sebenarnya USD/JPY terlihat berusaha menjauh dari 112 namun buyer di sekitar 112.60 sepertinya sudah bersiap masuk.

Dari sisi fundamental, tidak ada hal yang perlu dilihat. Tidak ada rilis yang perlu diwaspadai untuk hari ini, sehingga fokus kita hanya untuk trading secara teknikal. BoJ masih dalam mode easing bias dengan suku bunga mendekati 0%. Data-data dari Jepang juga semuanya masih biasa saja, bahkan cenderung negatif.

Gambar chart terlihat saat ini USD/JPY sedang menguji resisten 112.00 dan juga area supply 111.90-112.20. Meskipun tidak terlalu lebar, namun area supply ini cukup krusial, karena jika ditembus maka akan membawa pair ini menuju 113.00, level resisten berikutnya. Level supply berikutnya ada di 113.50-114.50 dan terlihat sangat kuat.

Sementara untuk support, saat ini ada di 110 dengan demand area 109.60-110.30. Level support dan demand ini sangat jauh, dengan kondisi bias bullish kemungkinan tidak akan tercapai.

Beberapa faktor yang menyebabkan tertahannya USD/JPY, diantaranya:
1. BoJ yang masih dalam pendirian untuk tetap mempertahankan suku bunga 0%. Hal ini membawa dampak negatif untuk JPY dan terlihat dari chart bahwa pair USD/JPY yang terus bullish. Bullish dari chart USD/JPY ini sedikit tertahan, karena
2. Nuansa pasar sedikit risk off saat ini. Tensi perang dagang dan ditambah kebijakan-kebijakan dari USA dan trump membuat pasar sedikit menahan diri untuk masuk ke pasar aset yang memilki risiko tinggi. Unutk itu, kebanyakan investor mencari safe haven dan untuk saat ini JPY juga termasuk diantaranya.

Untuk hari ini, opsi yang diambil adalah buy jika USD/JPY menembus 112-112.20 dan sell jika USD/JPY menembus support 111.60, low yang terbentuk kemarin. Isu seputar Jepang tidak ada yang bisa menjadi katalis pergerakan USD/JPY hari ini.

AUD/USD
Untuk pair ini, sepertinya AUD/USD jatuh dari range 0.7100-0.7200 setelah rilis CPI pagi ini. Rally sebelumnya dari 0.7000 area ternyata tidak bertahan lama, dan AUD harus menyerah dengan resisten di 0.7200. Sampai saat ini, belum ada trigger yang bisa mendorong AUD/USD untuk melewati 0.7200.

Dari sisi fundamental, isu untuk AUD/USD masih sama, yakni perkembangan perang dagang China-USA. Dan juga, harga komoditas utama dunia juga ikut berpengaruh. Naiknya harga mineral cukup membantu AUD/USD tidak jatuh lebih dalam dan bertahan di atas 0.70. Sayangnya, ketidakpastian perang dagang masih kabur.

Dari gambar, terlihat penurunan tajam AUD/USD setelah rilis CPI yang mengecewakan tadi pagi. Support saat ini ada di round number 0.7000 dengan area demand di 0.6990-0.7020. Area Resisten terlihat sangat jauh di 0.7200 dengan supply area 0.7180-0.7220. Untuk hari ini, bias bearish terlihat lebih kuat.

Faktor-faktor penggerak untuk AUD/USD antara lain :
1. Harga komoditas, terutama mineral yang terkerek naik akibat harga minyak mentah dunia yang naik. Hal ini sebenarnya positif buat AUD, dimana Australia sendiri sebagai negara pengekspor barang tambang. Namun, kenaikan harga barangtambang tidak terlalu tinggi akibat permintaan yang lemah.
2. Faktor perang dagang juga berpengaruh banyak buat AUD/USD, karena sampai saat ini pasar utama Australia adalah China, dan laju pertumbuhan China melambat, yang artinya mereka mengurangi impor. Impor yang dikurangi termasuk barang tambang yang berasal dari Australia.

Rilis CPI kuartal dari Australia, dimana konsensus pasar adalah 0,2% dan Trimmed Mean CPI (boleh dibilang inflasi inti) di 0,4% menghasilkan data yang mengecewakan. CPI dirilis di 0% dan inflasi inti di 0,3%.  Pasar melepas AUD/USD dan saat ini melemah mendekati 0.7000.

Untuk hari ini, opsi adalah netral. Buy jika AUD/USD melewati 0.7050 dan sell jika pair ini menembus 0.7000.

NZD/USD
Secara umum, pair NZD/USD masih mengikuti pergerakan dari pair AUD/USD. Pola candlesticknya pun mirip. Nmaun, kalau dilihat dari skala penurunannya, terlihat jelas pair ini terpukul lebih dalam dibanding AUD/USD. Bahkan sampai saat ini, NZD/USD belum bisa kembali naik setelah turun dari level tertingginya di 0.6900.

Dari sisi fundamental, untuk hari ini tidak ada berita yang harus diwaspadai. Namun, isu perang dagang sdikit banyak ikut mempengaruhi pair ini dalam beberapa waktu ke depan. Rilis CPI dari Australia besok dan pergerakan AUD juga diperkirakan akan menjadi faktor penggerak buat NZD/USD.

Bias bearish terlihat sangat jelas di NZD/USD, dimana di chart terlihat candlestick yang terus mengarah ke bawah dan belum terbentuk demand area ataupun support yang baru. Sementara itu hanya terlihat supply area dan resisten, sehingga pasar masih berusaha mencari dimana support untuk pair ini.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk trading NZD/USD antara lain :
1. Keterkaitan NZD/USD yang masih tinggi dengan AUD/USD. Walaupun tidak ada rilis berita dari Selandia Baru, namun jika ada berita dari Australia dan berdampak ke AUD, maka NZD juga akan mengikuti hal yang sama. Hal ini harus jadi perhatian untuk trader.
2. Harga produk pertanian, terutama produk susu dan olahan susu. Produk susu dan olahannya adalah ekspor utama dari Selandia Baru, sehingga naik dan turunnya harga susu berpengaruh besar ke NZD/USD. Selain tentunya faktor performa ekonomi seperti GDP, Inflasi dan lainnya.

Untuk hari ini, opsi adalah netral dengan buy jika melewati 0.6650 dan sell jika menembus 0.6600.

USD/CAD
Rally harga minyak membantu pair ini untuk turun, setelah sempat sebelumnya menyentuh 1.34. Namun, jika dilihat dalam timeframe Daily, sebenarnya pair ini tidak banyak bergerak dan masih dalam range sempit 1.3300-1.3400. Kuatnya penguatan USD masih menjadi ancaman untuk CAD.

Rilis berita untuk hari ini cukup penting, ada pengumuman BoC Rate dan press conference.  Harga minyak diperkirakan juga akan menjadi faktor penentu untuk pergerakan pair ini untuk hari ini. Sejauh ini, USD/CAD masih dalam trend bullish sejak rally dari 1.32 sebelumnya.

Dari gambar terlihat saat ini USD/CAD sedang menguji area resisten dan supply area. Resisten terdekat saat ini adalah 1.3500 dana apabila tertembus, maka resisten kuat berikutnya ada di 1.3650. Untuk support masih terlihat jauh di 1.3300 dengan area demand di 1.3230-1.3300. Bias terlihat masih sangat bullish untuk pair ini.

Faktor yang menjadi pertimbangan untuk hari ini:
1. Harga minyak mentah dunia yang terus naik, adalah positif buat CAD. Memanasnya hubungan USA dengan Iran berhasil mendongkrak harga minyak beberapa hari terakhir, sehingga membantu USD/CAD tidak rally lebih lanjut. Namun begitu, USD/CAD juga tidak bisa turun banyak, karena

2. Penguatan USD secara menyeluruh. Penguatan USD ini masih kuat buat mata uang utama dunia, termasuk CAD. Dampak dari penguatan harga minyak tidak langsung tercermin dalam gerak USD/CAD dikarenakan hal ini

3. Rilis BoC Rate dan press conference. Pasar menanti apakah kebijakan dari Bank Of Canada akan dovish, netral atau malah hawkish.

Untuk hari ini, opsi adalah netral dengan target buy di 1.3500 dan sell jika menembus 1.3400.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *