Analysis

Review Forex 27 Mei – 31 Mei 2019

Kita mulai dengan cek kalender forex untuk minggu ini, 27-31 Mei 2019  untuk melihat dan memutuskan apa yang akan kita lakukan pada perdagangan minggu ini di pasar forex.

 

 

Dari kalender forex, terlihat berita high impact yang menjadi fokus pasar untuk minggu ini. Pidato dari RBNZ, BoC Rate, PMI China hingga PDB USA dan Kanada akan menjadi fokus pasar selain tentunya faktor geopolitik.

Pada akhir pekan kemarin Uni Eropa melakukan pemilihan parlemennya, dan kemenangan anti imigran semakin menguat. Pasar juga melihat bagaimana kelanjutan Brexit setelah partai ini menang di parlemen Uni Eropa. Perang dagang juga patut diawasi karena tindakan balasan China akan berlaku pada 1 Juni.

Fokus pasar minggu ini adalah tetap mencermati perkembangan perang dagang selain tentunya mengawasi rilis berita ekonomi.

 

Rangkuman Perdagangan Sebelumnya

Minggu lalu secara umum nuansa pasar didominasi pelemahan USD terhadap seluruh mata uang utama. Hampir seluruh mata uang menguat terhadap USD,setelah sebelumnya tertekan sampai ke level terendah. Indeks dollar dalam USDX mulai turun dari titik tertingginya sejak awal tahun.

Pasar saham rebound setelah koreksi tajam. Semua bursa USA rebound hampir 1% setelah ketegangan perang dagang sedikit mereda. Harga emas sempat turun ke bawah $1280 sebelum akhirnya kembali ke $1285 dan minyak turun ke $58, akibat aksi profit taking dan perang laporan ekonomi yang melambat. Pasar masih menunggu kelanjutan dair perang dagang dan juga dampak pemilu di Eropa.

EUR/USD
EUR/USD bergerak cukup aktif minggu lalu, dengan pergerakan didominasi dengan penguatan setelah menyentuh low 1.1100. EUR/USD saat ini berada diantara 1.1100 – 1.1250 area dan terlihat mulai menguji supply area. Secara umum, pergerakan EUR masih dalam range stagnan saat ini dan pasar masih belum menemukan trend saat ini. 1.1230 kali ini kembali diuji dan kemungkinan EUR akan menguji high 1.1250.

Di timeframe daily, trend EUR/USD mulai bullish untuk saat ini. Trend EUR/USD saat ini masih netral namun mulai mengarah ke bullish. Level  support di 1.1130 akan menjadi penahan dan jika jebol maka target berikutnya di 1.1100.

 

Sementara itu di timeframe H4, terlihat  bahwa pair EUR/USD masih naik lagi dan sudah naik ke atas 1.1200. Buyer mendapat momentum saat ini untuk menggerakkan EUR akibat pelemahan USD. Support di 1.1150 saat ini menjadi support saat ini, dengan demand area di 1.1130 – 1.1150 dengan keterangan Verified Support. Sementara itu resisten terlihat di 1.1250,  dengan area supply di 1.1240 – 1.1270.

Daily average untuk EUR/USD turun tipis, saat ini menyentuh angka 43 pips. Daily average sedikit berubah dari sebelumnya, sehingga daily average ini  tergolong sedang untuk pair ini. EUR/USD  bergerak  tenang dan cenderung bullish minggu lalu walaupun dengan range terbatas. Hari ini diperkirakan EUR masih akan bergerak cenderung terbatas seperti minggu lalu.

Beberapa faktor minggu ini yang diperkirakan akan menjadi faktor penggerak EUR/USD diantaranya:
1. Hasil pemilu di Eropa yang mengejutkan, dimana partai-partai anti imigran meningkat.
2. Faktor teknikal, dimana EUR/USD saat ini mulai bullish dimana ada kemungkinan menguji resisten Daily Timeframe di 1.1250 lalu 1.1300.

Range 1.1100-1.1300 diperkirakan  akan  menjadi level pergerakan buat pair ini sampai penutupan pasar sesi akhir pekan. Opsi buy di 1.1200  dan buy limit jika menyentuh 1.1100. Secara umum, bias untuk EUR/USD  : netral .

GBP/USD
GBP/USD  bergerak turun minggu lalu namun kemudian rebound setelah menyentuh titik terendah di 1.2600. GBP sempat turun sepanjang minggu bahkan menembus level 1.2700 area dan rebound jelang penutupan sesi Amerika di akhir pekan. GBP saat ini masih dalam kondisi bearish walaupun terlihat mulai ada perlawanan.

Dari UK, hasil pemilu Uni Eropa diperkirakan akan berpengaurh kepada Brexit. Berita seputar Brexit juga diperkirakan masih menjadi faktor penggerak GBP. Bias trend masih tetap bearish buat GBP/USD dan saat ini sudah melewati area support sebelumnya di 1.2800 yang merupakan support psikologis dengan target berikutnya ke 1.2600.

 

Pada timeframe daily, GBP/USD terlihat bearish akibat terus turunnya pair ini. Candlestick di timeframe ini cenderung mengarah ke bawah saat ini walaupun mulai ada tanda pembalikan arah. Waspada dengan pengujian lagi dari pair ini menuju 1.2600 yang merupakan verified support di timeframe daily.

Di timeframe H4,  supply area terbentuk  di 1.3150 – 1.3215 dan terlihat masih kokoh menahan GBP sejak beberapa hari lalu. Support saat ini  sudah diuji di 1.2600 dengan demand area di 1.2580 – 1.2600 saat ini . Kecenderungan untuk GBP saat ini bias bearish, setelah menembus 1.2900 dan menuju 1.2700. Pair ini harus membentuk solid candlestick bullish menembus 1.2800 untuk membalik keadaan.

Daily average GBP/USD terlihat di angka 85 pips,naik dari sebelumnya 80 pips. Daily average yang naik ini diakibatkan naiknya volatilitas dan pergerakan GBP yang naik turun.

Untuk minggu ini, diperkirakan GBP/USD akan bergerak dalam rentang 1.2600 – 1.2850 dengan bias netral. GBP/USD masih berada di bawah 1.2800 dan oleh karena itu, buyer harus berhati – hati.

Beberapa hal yang akan menjadi penggerak GBP/USD minggu ini, diantaranya :
1. Pembicaraan seputar Brexit diperkirakan akan tetap menjadi fokus untuk pergerakan mata uang GBP, selain tentunya rilis berita.
2. Faktor teknikal, dimana sudah berturut-turut pair ini menjebol support psikologis 1.30 dan 1.29 bahkan 1.28 sehingga menambah tekanan.

Opsi untuk minggu ini adalah buy limit GBP/USD jika mendekati 1.2600 atau sell limit jika mendekati 1.2800Bias untuk GBP/USD : bearish.

USD/CHF
USD/CHF minggu lalu kembali bergerak bearish setelah sebelumnya sempat rebound menembus 1.0050. Seller terlihat kembali masuk mendominasi pergerakan pair ini minggu lalu. Bias saat ini masih bearish sejalan dengan arah candlestick masih bearish.

USD/CHF minggu ini diperkirakan masih akan terpengaruh dengan pergerakan EUR, seperti yang terlihat kemarin. Faktor risk off dan risk on dari perang dagang juga diperkirakan akan berpengaruh, mengingat CHF merupakan salah satu mata uang safe haven seperti yang terlihat saat ini.

 

Dari gambar chart terlihat trend pair USD/CHF berubah menjadi netral. Di timeframe H4 terlihat bahwa pair ini mulai bergerak sideways dan membentuk support atau demand area baru. Support baru di 1.0050 tertembus, dan sekarang membentuk support lagi di 1.0030. Pair terlihat dalam range sempit dan mulai kembali membentuk ranging dan sideways dengan bias kembali bearish terlihat. Ada kemungkinan, supply area akan terbentuk di 1.0100.

Daily average pair ini sedikit turun menjadi 44 pips dari sebelumnya 46 pips. Daily average terlihat turun karena minggu lalu pair ini hanya bergerak perlahan dengan volatilitas yang sedang.  Angka  44 pips untuk pair ini tergolong pergerakan yang sedang untuk pair ini. Diperkirakan, hari ini daily average masih akan sama dengan minggu lalu seiring dengan perang dagang.

Faktor-faktor yang perlu diwaspadai untuk hari ini :
1. Teknikal masih akan berpengaruh, terutama setelah support  baru terbentuk di 1.0030, kemungkinan supply dan seller akan berkumpul di 1.0100 dan 1.0130.
2. Berita seputar perang dagang dan pergerakan EUR diperkirakan juga akan berpengaruh untuk pair ini hari ini.

Opsi untuk hari ini adalah buy limit USD/CHF jika mendekati 1.0030 dan sell limit jika mendekati 1.0130. Bias untuk USD/CHF : netral.

USD/JPY
USD/JPY kembali bergerak turun setelah sempat ke 110 dan seller terlihat kembali mendominasi. Faktor risk off kembali hadir ditambah dengan pelemahan USD, sehingga kembali pair ini kembali menjauhi 110.

Dari sisi fundamental, tidak ada rilsi dari Jepang minggu ini namun tetap waspada dengan berita perang dagang. Dari sisi teknikal saat ini terjadi keseimbangan buyer dan seller, bahkan seller terlihat lebih dominan dan membuat JPY menjauh dari 110 namun masih terhalang buyer.

 

Dari gambar chart terlihat saat ini USD/JPY berada di sekitar 109.50. Sempat menguji low di 109.00, namun USD/JPY terlihat rebound dan membentuk demand area yang baru. Resisten  berada di 111.80 dengan supply area ada di 111.60-111.80. Supply area ini dinyatakan untested resisten, artinya belum pernah diuji. Kemungkinan pair ini tidak akan menguji supply area karena keadaan risk off masih kuat, belum berubah dari minggu lalu. Demand area terbentuk di 108.60 – 109.30 dan support di 109 diperkirakan menjadi target selanjutnya. Yen bergerak stabil minggu lalu setelah rebound, namun trend yang masih bearish menunjukkan tekanan seller masih kuat.

Ada kemungkinan, resisten di 110 akan tetap dipertahankan dan supply area baru terbentuk di sekitar area ini. Seller juga terlihat menunggu untuk masuk di sekitar 110.

Daily average USD/JPY terlihat di 56 pips, tidak banyak berubah dengan minggu lalu. Average daily kemungkinan besar masih akan berada di sekitar angka ini, walaupun  minggu lalu USD/JPY terlihat cukup aktif bergerak.

Beberapa faktor yang bisa menggerakkan USD/JPY hari ini, diantaranya:
1. Risk Off  dan risk on dari berita seputar perang dagang masih akan mendorong pair ini bergerak.
2. Faktor Teknikal berupa bentuk candlestick yang menunjukkan bearish masih kuat diperkirakan akan menjadi faktor juga untuk pair ini, walaupun pagi ini terlihat mulai naik.

Untuk minggu ini, opsi yang diambil adalah netral, buy limit jika USD/JPY mendekati 109 dan sell limit jika USD/JPY mendekati 110. Bias untuk USD/JPY : netral.

AUD/USD
AUD/USD terlihat minggu lalu sempat menyentuh low 0.6900 sebelum akhirnya rebound. Penurunan harga komoditas dan isu perang dagang diperkirakan masih menjadi faktor pemberat AUD. Selain itu, rumor bahwa RBA akan memotong suku bunga bulan depan ikut menekan AUD. Area demand sebelumnya di 0.6950 – 0.6980 sudah terlewati oleh mata uang ini. Demand area yang baru belum terbentuk, kemungkinan di sekitar 0.6880-0.6900.

Pair ini bergerak stabil turun minggu lalu lalu kemudian rebound jelang akhir pekan. Peluang turun kemungkinan lebih besar, apalagi saat ini AUD berada di demand area. Faktor perang dagang diperkirakan masih akan menggerakkan AUD selain pergerakan harga komoditas dunia. AUD merupakan salah satu yang paling terpukul akibat perang dagang ini.

 

Dari gambar, minggu ini terlihat  AUD/USD masih dalam trend bearish, dan candlestick terlihat terus mengarah ke demand area walaupun akhirnya berbalik arah. Walaupun saat ini naik, namun belum mampu mengubah trend. Saat ini, support psikologis di 0.6900 sebelumnya kembali diraih dan belum membentuk demand area baru dan supply area 0.7180 masih menahan rally AUD. Kemungkinan AUD/USD bisa lanjut untuk bearish jika  AUD terus turun melewati 0.6880. Candlestick sekarang masih berada di sekitar level low nya, dan kekuatan seller terlihat masih dominan.

Bearish trend juga terlihat di timeframe daily, setelah pair ini tembus 0.7000 sebagai support psikologis. Pair ini adalah yang paling terpukul saat ini karena faktor risk off setelah gagalnya perundingan untuk menghindari perang dagang. Ditambah lagi bahwa rumor RBA akan menurunkan suku bunganya.

Daily average untuk pair ini terlihat di angka 44 pips, tidak banyak berubah dari minggu lalu. Range ini naik dari sebelumnya yang di 38 pips akibat dari pergerakan yang stabil turun dari AUD minggu lalu. Volatilitas diperkirakan masih akan rendah hari ini dimana berita seputar perang dagang akan mendominasi.

Faktor-faktor penggerak untuk AUD/USD minggu ini antara lain :
1. Perang dagang yang tetap memanas dan diperkirakan akan berdampak kepada ekspor – impor Australia. Ditambah lagi rumor bahwa RBA akan memotong suku bunga.
2. Faktor teknikal ikut membentuk pergerakan AUD untuk hari ini, apalagi setelah banyak support tertembus oleh mata uang ini.

Untuk minggu ini, opsi adalah  sell limit AUD/USD jika mendekati 0.6980 dan buy limit jika mendekati 0.6900. Bias untuk AUD/USD :  bearish.

NZD/USD
NZD/USD masih dalam tekanan bearish mengikuti pergerakan mata uang lainnya. Pair ini saat ini menjauh dari low di 0.6500 setelah sempat mengujinya. Saat ini, sepertinya pair ini berusaha naik menuju supply area walaupun bearish trend masih sangat kuat.

Minggu ini pergerakan NZD akan lebih banyak didorong berita dari Selandia Baru, terutama pidato Gubernur RBNZ dan data dari Selandia Baru. Low di 0.6500 menjadi demand area saat ini dan terlihat supply area berlapis-lapis menahan NZD.

 

Dari chart terlihat, NZD/USD memiliki candlestick dengan bias bearish, buyer mulai terlihat berusaha menahan pair ini supaya tidak jatuh. BNamun terlihat bullish candlestick masih belum bisa membalik trend.Ada kemungkinan untuk naik minggu ini, jika melihat arah candlestick yang mulai bullish, kecuali NZD bisa ditutup di atas 0.6580. Saat ini seperti yang terlihat, ada beberapa lapis support dan demand area yang bisa menahan NZD.

Daily average NZD/USD terpantau di angka 37  pips, tidak banyak berubah dari 39 pips minggu lalu. NZD/USD  masih tertekan namun momentum bullish terlihat mulai terbentuk untuk sekarang ini. Level 37 pips untuk pair ini tergolong pergerakan yang sedang, dibanding sebelumnya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk trading NZD/USD minggu ini  antara lain :
1. Faktor teknikal, dimana terlihat seller masih dominan dan supply area sangat banyak di atas level harga sekarang.
2. Pergerakan mata uang major, khususnya USD dan lainnya diperkirakan akan mempengaruhi NZD. Isu perang dagang juga akan dominan hari ini.

Untuk minggu ini , opsi adalah buy limit jika mendekati 0.6500 dan buy jika tembus 0.6580. Bias untuk NZD/USD : bearish.

USD/CAD

USD/CAD  terlihat masih stagnan antara level 1.34 dan 1.35 dan tidak banyak berubah dari beberapa minggu lalu. Pergerakan yang naik turun seperti ini menunjukkan bahwa pasar masih belum menemukan arah dan trend untuk pair ini. Saat ini seperti yang terlihat di gambar, USD/CAD kembali menguji supply area dengan keterangan verified resisten, artinya demand area ini sudah diuji lebih dari 2x.

Harga minyak yang naik turun ikut membuat USD/CAD sempat turun lalu naik lagi. Secara umum, USD/CAD belum membentuk trend apapun dan masih dalam kondisi ranging. Kita masih harus menunggu kemana arah dari pair ini.

 

Dari gambar terlihat saat ini USD/CAD  bertahan di bawah area resisten dan supply area  di 1.3500 – 1.3530. Support ataupun demand area terlihat di sekitar 1.3380-1.3410, belum banyak berubah. Area ini terbentuk setelah gagalnya USD/CAD menembus 1.3330. Secara umum, USD/CAD masih sideways dan berada di titik tengah 1.3400 – 1.3500. Saat ini , USD/CAD terlihat ranging dalam area 1.34 – 1.35.

Daily average dari USD/CAD saat ini 67 pips, tidak banyak berubah dari sebelumnya. Daily average tidak banyak berubah karena pasar yang bergerak tidak terlalu aktif dan volatilitas rendah, meskipun begitu buyer dan seller bergantian di pair ini belum bisa meningkatkan daily average .

Faktor yang menjadi pertimbangan untuk hari ini:
1. Faktor teknikal, dimana USD/CAD terlihat masih ranging antara 1.34 dan 1.35 dan diperkirakan masih akan berada dalam range ini.

2. Pergerakan harga minyak dunia akibat ekses perang dagang masih menjadi faktor yang membuat CAD bergerak. Serta beberapa rilsi data ekonomi Kanada seperti penjualan ritel harus diwaspadai.

Untuk minggu ini, opsi adalah netral dengan target sell jika mendekati 1.3500 atau  buy  jika mendekati 1.3400. Bias untuk USD/CAD : netral.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *