Analysis

Review Forex 20-24 Mei 2019

Kita mulai dengan cek kalender forex untuk minggu ini, 20-24 Mei 2019  untuk melihat dan memutuskan apa yang akan kita lakukan pada perdagangan minggu ini di pasar forex.

 

 

 

Dari kalender forex, terlihat berita high impact yang menjadi fokus pasar untuk minggu ini. Berbagai macam variasi laporan akan dirilis, mulai dari penjualan ritel, PDB, inflasi sampai risalah dan pidato dari bank sentral.

Isu perang dagang masih menjadi bahasan, walaupun sudah mulai agak memudar. Pembicaraan Brexit dan juga kondisi geopolitik akan menjadi fokus pada minggu ini. Pergerakan harga komoditas dan faktor risk on – risk off juga diperkirakan akan menjadi faktor penentu.

Fokus pasar minggu ini adalah tetap mencermati perkembangan perang dagang selain tentunya mengawasi rilis berita ekonomi.

 

Rangkuman Perdagangan Sebelumnya

Minggu lalu secara umum nuansa pasar didominasi kuatnya USD terhadap seluruh mata uang utama. Hampir seluruh mata uang melemah terhadap USD, termasuk safe haven seperti JPY dan CHF juga ikut melemah. Indeks dollar dalam USDX mencapai titik tertingginya sejak awal tahun.

Pasar saham rebound setelah koreksi tajam. Semua bursa USA rebound hampir 1% setelah ketegangan perang dagang sedikit mereda. Harga emas turun $11 ke $1285 dan minyak stabil naik ke $62, akibat tensi yang memanas di Timur Tengah. Saat ini pasar masih bernuansa risk off  walaupun indeks utama Asia menguat dan futures USA juga menguat.

EUR/USD
EUR/USD bergerak cukup aktif minggu lalu, dan saat ini bsudah melewati area demand 1.1180 – 1.1160 dan support 1.1180. EUR/USD saat ini berada diantara 1.1100 – 1.1250 area dan terlihat mulai menguji demand area. Secara umum, pergerakan EUR masih dalam range stagnan saat ini dan pasar masih belum menemukan trend saat ini. 1.1180 kali ini kembali diuji dan kemungkinan EUR akan menguji low 1.1150.

Di timeframe daily, trend EUR/USD mulai bearish untuk saat ini. Trend EUR/USD saat ini masih netral namun mulai mengarah ke bearish. Level  support baru di 1.1130 akan diuji dan jika jebol maka target berikutnya di 1.1100.

 

Sementara itu di timeframe H4, terlihat  bahwa pair EUR/USD turun lagi dan masih belum bisa naik ke atas 1.1200. Buyer kehilangan momentum saat ini untuk menggerakkan EUR akibat nuansa pasar risk off. Support di 1.1180 saat ini menjadi resisten saat ini, dengan demand area di 1.1130 – 1.1150 dengan keterangan Untested Support. Sementara itu resisten terlihat di 1.1250,  dengan area supply di 1.1250 – 1.1270.

Daily average untuk EUR/USD tetap, saat ini menyentuh angka 50 pips. Daily average sedikit berubah dari sebelumnya, sehingga daily average ini  tergolong sedang untuk pair ini. EUR/USD  bergerak  tenang dan cenderung bearish kemarin walaupun dengan range terbatas. Hari ini diperkirakan EUR masih akan bergerak cenderung terbatas seperti minggu lalu.

Beberapa faktor minggu ini yang diperkirakan akan menjadi faktor penggerak EUR/USD diantaranya:
1. Pidato Presiden ECB dan laporan PDB Jerman beserta sub datanya diperkirakan akan menjadi penggerak pasar hari ini.
2. Faktor teknikal, dimana EUR/USD saat ini mulai bearish dimana ada kemungkinan menguji support Daily Timeframe di 1.1150 lalu 1.1130 dan 1.1100.

Range 1.1100-1.1200 diperkirakan  akan  menjadi level pergerakan buat pair ini sampai penutupan pasar sesi akhir pekan. Opsi buy di 1.1200  dan buy limit jika menyentuh 1.1100. Secara umum, bias untuk EUR/USD  : netral .

GBP/USD
GBP/USD  bergerak turun minggu lalu di tengah nuansa pasar yang masih risk off. GBP terus turun sepanjang minggu bahkan menembus level 1.2800 area dan tetap turun jelang penutupan sesi Amerika di akhir pekan. GBP saat ini dalam kondisi bearish dan kemungkinan akan melanjutkan trend bearish.

Dari UK, rilis inflasi dan penjualan ritel akan menjadi penggerak minggu ini. Berita seputar Brexit juga diperkirakan masih menjadi faktor penggerak GBP. Bias trend masih tetap bearish buat GBP/USD dan saat ini sudah melewati area support sebelumnya di 1.2800 yang merupakan support psikologis dengan target berikutnya ke 1.2700.

 

Pada timeframe daily, GBP/USD terlihat bearish akibat terus turunnya pair ini. Candlestick di timeframe ini cenderung mengarah ke bawah saat ini dan trend juga berubah menjadi bearish. Waspada dengan pelemahan lanjutan dari pair ini menuju 1.2600 yang merupakan verified support di timeframe daily.

Di timeframe H4,  supply area terbentuk  di 1.3150 – 1.3215 dan terlihat masih kokoh menahan GBP sejak beberapa hari lalu. Support saat ini  sedang diuji di 1.2800 dengan demand area di 1.2750 – 1.2800 saat ini . Kecenderungan untuk GBP saat ini bias bearish, setelah menembus 1.2900 dan menuju 1.2700. Berat buat mata uang ini untuk naik untuk saat ini dengan kondisi global dan teknikal.

Daily average GBP/USD terlihat di angka 82 pips,naik dari sebelumnya 77 pips. Daily average yang naik ini diakibatkan rendahnya volatilitas dan pergerakan GBP yang ke arah ke bawah.

Untuk minggu ini, diperkirakan GBP/USD akan bergerak dalam rentang 1.2600 – 1.2850 dengan bias bearish. GBP/USD akhirnya berada di bawah 1.2800 dan oleh karena itu, buyer harus berhati – hati.

Beberapa hal yang akan menjadi penggerak GBP/USD minggu ini, diantaranya :
1. Pembicaraan seputar Brexit diperkirakan akan tetap menjadi fokus untuk pergerakan mata uang GBP, selain tentunya rilis berita.
2. Faktor teknikal, dimana sudah berturut-turut pair ini menjebol support psikologis 1.30 dan 1.29 bahkan 1.28 sehingga menambah tekanan.

Opsi untuk minggu ini adalah buy limit GBP/USD jika mendekati 1.2600 atau sell limit jika mendekati 1.2800Bias untuk GBP/USD : bearish.

USD/CHF
USD/CHF minggu lalu bergerak rebound walaupun masih dalam range antara 1.0050 – 1.0130. Seller terlihat mulai berkurang mendominasi pergerakan pair ini minggu lalu. Bias saat ini masih bearish sejalan dengan arah candlestick masih bearish.

USD/CHF minggu ini diperkirakan masih akan terpengaruh dengan pergerakan EUR, seperti yang terlihat kemarin. Faktor risk off dan risk on dari perang dagang juga diperkirakan akan berpengaruh, mengingat CHF merupakan salah satu mata uang safe haven seperti yang terlihat saat ini.

 

Dari gambar chart terlihat trend pair USD/CHF berubah menjadi netral. Di timeframe H4 terlihat bahwa pair ini mulai bergerak sideways dan membentuk support atau demand area baru. Support baru di 1.0050 ini diperkirakan akan menjadi penahan untuk minggu ini. Pair terlihat dalam range sempit dan mulai kembali membentuk ranging dan sideways dengan bias bullish terlihat. Ada kemungkinan, supply area akan terbentuk di 1.0100.

Daily average pair ini sedikit turun menjadi 45 pips dari sebelumnya 46 pips. Daily average terlihat turun karena kemarin pair ini hanya bergerak perlahan dengan volatilitas yang sedang.  Angka  45 pips untuk pair ini tergolong pergerakan yang sedang untuk pair ini. Diperkirakan, hari ini daily average masih akan sama dengan kemarin seiring dengan perang dagang.

Faktor-faktor yang perlu diwaspadai untuk hari ini :
1. Teknikal masih akan berpengaruh, terutama setelah support  baru terbentuk di 1.0050, kemungkinan supply dan seller akan berkumpul di 1.0100 dan 1.0130.
2. Berita seputar perang dagang dan pergerakan EUR diperkirakan juga akan berpengaruh untuk pair ini hari ini.

Opsi untuk hari ini adalah buy limit USD/CHF jika mendekati 1.0050 dan sell limit jika mendekati 1.0130. Bias untuk USD/CHF : netral.

USD/JPY
USD/JPY mulai bergerak naik dan akhirnya muncul perlawanan buyer walaupun masih belum mengubah trend. Faktor risk off sedikit memudar dan berganti menjadi risk on, sehingga kembali pair ini mendekati 110 lagi.

Dari sisi fundamental, rilis berita PDB Jepang tidak banyak berpengaruh untuk minggu ini. Dari sisi teknikal saat ini terjadi keseimbangan buyer dan seller, bahkan buyer terlihat lebih dominan dan membuat JPY menjauh dari 109 namun masih terhalang seller.

 

Dari gambar chart terlihat saat ini USD/JPY berada di sekitar 110. Sempat menguji low di 109.00, namun USD/JPY terlihat rebound dan membentuk demand area yang baru. Resisten  berada di 111.80 dengan supply area ada di 111.60-111.80. Supply area ini dinyatakan verified resisten, artinya sudah beberapa kali diuji. Kemungkinan pair ini tidak akan menguji supply area karena keadaan risk off masih kuat, belum berubah dari minggu lalu. Demand area terbentuk di 108.80 – 109.00 dan support di 109 diperkirakan menjadi target selanjutnya. Yen bergerak stabil kemarin setelah rebound, namun trend yang masih bearish menunjukkan tekanan seller masih kuat.

Ada kemungkinan, resisten di 110 akan tetap dipertahankan dan supply area baru terbentuk di sekitar area ini. Seller juga terlihat menunggu untuk masuk di sekitar 110.

Daily average USD/JPY terlihat di 63 pips, tidak banyak berubah dengan kemarin. Average daily kemungkinan besar masih akan berada di sekitar angka ini, walaupun kemarin USD/JPY terlihat cukup aktif bergerak.

Beberapa faktor yang bisa menggerakkan USD/JPY hari ini, diantaranya:
1. Risk Off  dan risk on dari berita seputar perang dagang masih akan mendorong pair ini bergerak.
2. Faktor Teknikal berupa bentuk candlestick yang menunjukkan bearish masih kuat diperkirakan akan menjadi faktor juga untuk pair ini, walaupun pagi ini terlihat mulai naik.

Untuk minggu ini, opsi yang diambil adalah netral, buy limit jika USD/JPY mendekati 109 dan sell limit jika USD/JPY mendekati 110. Bias untuk USD/JPY : netral.

AUD/USD
AUD/USD terlihat pagi ini membentuk gap dan sekarang berada di area 0.6920 setelah pemilu di Australia. Penurunan harga komoditas dan isu perang dagang diperkirakan masih menjadi faktor pemberat AUD. Selain itu, rumor bahwa RBA akan memotong suku bunga bulan depan ikut menekan AUD. Area demand saat ini di 0.6950 – 0.6980 sudah terlewati oleh mata uang ini. Demand area yang baru belum terbentuk, kemungkinan di sekitar 0.6880.

Pair ini bergerak stabil turun minggu lalu diperkirakan masih akan sama. Peluang turun kemungkinan lebih besar, apalagi saat ini AUD berada di demand area. Faktor perang dagang diperkirakan masih akan menggerakkan AUD selain pergerakan harga komoditas dunia. AUD merupakan salah satu yang paling terpukul akibat perang dagang ini.

 

Dari gambar, minggu ini terlihat  AUD/USD masih dalam trend bearish, dan candlestick terlihat terus mengarah ke demand area. Walaupun saat ini naik dan gap up terbentuk, namun belum mampu mengubah trend. Saat ini, support psikologis di 0.6900 sebelumnya kembali diraih dan belum membentuk demand area baru dan supply area 0.7000 masih menahan rally AUD. Kemungkinan AUD/USD bisa lanjut untuk bearish jika  AUD terus turun melewati 0.6880. Candlestick sekarang masih berada di sekitar level low nya, dan kekuatan seller terlihat masih dominan.

Bearish trend juga terlihat di timeframe daily, setelah pair ini tembus 0.7000 sebagai support psikologis. Pair ini adalah yang paling terpukul saat ini karena faktor risk off setelah gagalnya perundingan untuk menghindari perang dagang. Ditambah lagi bahwa rumor RBA akan menurunkan suku bunganya.

Daily average untuk pair ini terlihat di angka 38 pips, tidak banyak berubah dari minggu lalu. Range ini naik dari sebelumnya yang di 37 pips akibat dari pergerakan yang stabil turun dari AUD minggu lalu. Volatilitas diperkirakan masih akan rendah hari ini dimana berita seputar perang dagang akan mendominasi.

Faktor-faktor penggerak untuk AUD/USD minggu ini antara lain :
1. Perang dagang yang tetap memanas dan diperkirakan akan berdampak kepada ekspor – impor Australia. Ditambah lagi rumor bahwa RBA akan memotong suku bunga.
2. Faktor teknikal ikut membentuk pergerakan AUD untuk hari ini, apalagi setelah banyak support tertembus oleh mata uang ini.

Untuk minggu ini, opsi adalah  sell limit AUD/USD jika mendekati 0.6950 dan buy limit jika mendekati 0.6880. Bias untuk AUD/USD :  bearish.

NZD/USD
NZD/USD masih dalam tekanan bearish mengikuti pergerakan mata uang lainnya. Pair ini saat ini menuju ke low di 0.6500. Saat ini, sepertinya pair ini terus turun menuju demand area dan bearish trend masih sangat kuat.

Minggu ini pergerakan NZD akan lebih banyak didorong dari faktor eksternal, terutama perang dagang  dan pergerakan mata uang global. Low di 0.6520 menjadi demand area saat ini dan terlihat supply area berlapis-lapis menahan NZD.

 

Dari chart terlihat, NZD/USD memiliki candlestick dengan bias bearish, buyer masih belum terlihat berusaha menahan pair ini supaya tidak jatuh. Bahkan saat ini, bearish candlestick terlihat berusaha membalikkan arah dan menuju ke demand area. Kecil kemungkinan untuk naik hari ini, jika melihat arah candlestick yang masih sangat bearish, kecuali NZD bisa ditutup di atas 0.6580. Saat ini seperti yang terlihat, ada beberapa lapis support dan demand area yang bisa menahan NZD.

Daily average NZD/USD terpantau di angka 37  pips, tidak banyak berubah dari 39 pips minggu lalu. NZD/USD  masih tertekan dan kehilangan momentum bullish nya untuk sekarang ini. Level 41 pips untuk pair ini tergolong pergerakan yang sedang, dibanding sebelumnya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk trading NZD/USD minggu ini  antara lain :
1. Faktor teknikal, dimana terlihat seller masih dominan dan supply area sangat banyak di atas level harga sekarang.
2. Pergerakan mata uang major, khususnya USD dan lainnya diperkirakan akan mempengaruhi NZD. Isu perang dagang juga akan dominan hari ini.

Untuk minggu ini , opsi adalah buy limit jika mendekati 0.6500 dan buy jika tembus 0.6550. Bias untuk NZD/USD : bearish.

USD/CAD

USD/CAD  terlihat masih stagnan antara level 1.34 dan 1.35 dan tidak banyak berubah dari beberapa hari lalu. Pergerakan yang naik turun seperti ini menunjukkan bahwa pasar masih belum menemukan arah dan trend untuk pair ini. Saat ini seperti yang terlihat di gambar, USD/CAD kembali menguji supply area dengan keterangan verified resisten, artinya demand area ini sudah diuji lebih dari 2x.

Harga minyak yang naik turun ikut membuat USD/CAD sempat turun lalu naik lagi. Secara umum, USD/CAD belum membentuk trend apapun dan masih dalam kondisi ranging. Kita masih harus menunggu kemana arah dari pair ini.

 

Dari gambar terlihat saat ini USD/CAD  bertahan di bawah area resisten dan supply area  di 1.3500 – 1.3530. Support ataupun demand area terlihat di sekitar 1.3380-1.3410, belum banyak berubah. Area ini terbentuk setelah gagalnya USD/CAD menembus 1.3330. Secara umum, USD/CAD masih sideways dan berada di titik tengah 1.3400 – 1.3500. Saat ini , USD/CAD terlihat ranging dalam area 1.34 – 1.35.

Daily average dari USD/CAD saat ini 67 pips, tidak banyak berubah dari sebelumnya. Daily average tidak banyak berubah karena pasar yang bergerak tidak terlalu aktif dan volatilitas rendah, meskipun begitu buyer dan seller bergantian di pair ini belum bisa meningkatkan daily average .

Faktor yang menjadi pertimbangan untuk hari ini:
1. Faktor teknikal, dimana USD/CAD terlihat masih ranging antara 1.34 dan 1.35 dan diperkirakan masih akan berada dalam range ini.

2. Pergerakan harga minyak dunia akibat ekses perang dagang masih menjadi faktor yang membuat CAD bergerak. Serta beberapa rilsi data ekonomi Kanada seperti penjualan ritel harus diwaspadai.

Untuk minggu ini, opsi adalah netral dengan target sell jika mendekati 1.3500 atau  buy  jika mendekati 1.3400. Bias untuk USD/CAD : netral.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *