Review Forex 1 Mei 2019

Kita mulai analisis dengan cek kalender forex untuk hari ini, di hari libur Hari Buruh ini untuk melihat dan memutuskan apa yang akan kita lakukan pada pedagangan hari ini di pasar forex.

 

 

 

Dari kalender forex, terlihat ada beberapa berita yang bisa dijadikan petunjuk untuk hari ini. Pasar keuangan banyak yang tutup menyambut Hari Buruh, sehingga pergerakan juga cenderung sepi. Di pasar forex, ada berita PMI Manufaktur UK jam 15.30, lalu ada rilis tenaga kerja ADP jam 19.30 dan data cadangan minyak mentah jam 21.30. Selain itu, ada FOMC Meeting di jam 02.00 dinihari besok, yang diprediksi tidak akan mengubah Fed Fund Rate.

Dari UK, hari ini ada rilis data PMI Manufaktur yang diprediksi melambat dari bulan sebelumnya. Konsensus pasar menyatakan bahwa rilis PMI akan berada di 53.2, turun dari bulan sebelumnya di 55.6. Rilis data lebih baik, atau lebih rendah, diperkirakan bisa mempengaruhi pergerakan GBP/USD hari ini.

Kemudian, ada rilis tenaga kerja non pertanian ADP jam 19.30. Konsensus pasar menyatakan ada kenaikan dari 129.000 dari bulan sebelumnya menjadi 181.000 pada bulan lalu. Sebagai cerminan dari data Non Farm Payroll / NFP, data ADP ini ditunggu pasar untuk melihat kemungkinan NFP yang akan rilis di hari Jumat. Rilis ini akan berpengaruh juga untuk pergerakan USD nantinya.

Ada juga rilis data cadangan minyak mentah dan PMI ISM USA. Untuk data cadangan minyak mentah, diprediksi masih akan bertambah 1,4 juta barel oleh analis. Secara langsung, data ini akan berdampak kepada harga minyak dunia terutama Light Sweet. Sedangkan secara tidak langsung, data ini akan berdampak kepada pergerakan USD/CAD.

Mata uang yang terdampak dari rilis berita hari ini adalah USD, GBP  dan  CAD di sesi Eropa dan Amerika. Pasar utama di Asia dan Eropa hari ini tutup Hari Buruh, sehingga diperkirakan volume perdaganagn menurun.  Bursa Jepang masih tutup dalam rangka Golden Week sampai Senin depan.

EUR/USD
EUR/USD akhirnya bergerak kencang dan berhasil menembus 1.1200 yang merupakan target kemarin.  Seperti yang sudah disebutkan, EUR bisa tetap rally jika EUR/USD berhasil menembus 1.1210 dan bertahan di atas area 1.1200. Untuk saat ini, dalam jangka pendek EUR/USD berubah trendnya menjadi bullish.

Dari timeframe daily, EUR/USD sudah mengubah arah menjadi bullish setelah berhasil menembus level 1.1200. EUR/USD sudah naik lebih dari setengah candlestick bearish sebelumnya. Sekarang, kita hanya tinggal menunggu kelanjutan dari bullish candlestick sebelumnya untuk menjaga trend tetap bullish.

 

Sementara itu di timeframe H4,  hal yang sama juga terjadi seperti di timeframe daily. EUR/USD saat ini menuju ke resisten di 1.1250 yang merupakan weak resisten atau supply area yang lemah, lebar dari area ini hanya 10 pips saja. Jika resisten ini juga tertembus, ada kemungkinan buat EUR/USD terus rally ke 1.1300.

Daily average untuk EUR/USD melebar lagi, setelah sempat menyempit ke 49 pips. Daily average naik ke 52  dan melihat data sebelumnya, daily average ini termasuk sedang untuk pair ini. Walaupun kemarin EUR/USD cukup aktif bergerak, ternyata tidak mampu mengubah banyak daily average dari pair ini.

Beberapa faktor hari ini yang diperkirakan akan menjadi faktor penggerak EUR/USD diantaranya:
1. Rilis berita ADP di sesi Amerika. Data ADP diperkirakan akan mempengaruhi major pair karena sebagai cerminan untuk rilis NFP hari Jumat nanti.
2. Banyaknya pasar dan bursa yang tutup di Eropa karena Hari Buruh, membuat pergerakan akan cenderung sideways dan sepi di sesi Eropa.

Range 1.1200-1.1300 diperkirakan  akan  menjadi level pergerakan  baru buat pair ini sampai penutupan pasar sesi Amerika hari ini. Opsi buy hari ini jika ada koreksi mendekati 1.1200 atau buy stop jika menembus 1.1230 dan sell jika tembus 1.1180. Secara umum, bias untuk EUR/USD  : bullish .

GBP/USD
GBP/USD mulai menunjukkan arah pembalikan, dan berhasil mengubah bias menjadi netral. Rally menembus 1.3000 menunjukkan bahwa buyer lebih dominan saat ini untuk pair ini, dan diperkirakan bisa membalikkan trend ke bullish.

Rilis data PMI Manufaktur UK nanti sore diperkirakan akan menjadi trigger untuk pergerakan pair ini. Walaupun bursa UK tutup, namun rilis PMI masih berlanjut. Dengan demikian, dampak ke pair inibisa sangat tinggi atau malah tidak direspon.

 

Pada timeframe daily, GBP/USD mulai terlihat melawan trend bearish yang terjadi sebelumnya. Candlestick pembalikan sudah terbentuk walaupun tidak berada di demand area ataupun support yang semestinya. Secara umum, pembalikan arah untuk pair ini cukup meyakinkan dan diperkirakan bisa menjadi pijakan untuk naik lebih tinggi.

Daily average GBP/USD terlihat di angka 81 pips, melonjak tinggi dari sebelumnya yang hanya 57 pips. Daily average yang mencapai 80 pips menunjukkan pasar muali aktif dan bergairah di pair ini, sehingga bisa membuat daily average meningkat.

Untuk hari ini, diperkirakan GBP/USD akan bergerak dalam rentang 1.3000 – 1.3100 dengan bias bullish  Trend berubah menjadi bullish  dan tinggal menunggu konfirmasi menembus 1.3050 untuk menyatakan GBP/USD keluar sepenuhnya dari trend bearish.

Beberapa hal yang akan menjadi penggerak GBP/USD hari ini, diantaranya :
1. Rilis PMi Manufaktur UK yang akan dirilis sore ini. Hasil PMI yang lebih rendah atau lebih tinggi dari konsensus pasar, bisa membuat pair ini naik atau turun.
2. RIlis ADP di sesi Amerika, dan juga tutupnya bursa London akan menjadi dua faktor yang akan saling mempengaruhi pergerakan dari pair ini.

Opsi untuk hari ini adalah buy GBP/USD jika tembus 1.3050 atau jika terkoreksi mendekati 1.3000 dan sell jika tembus 1.3000Bias untuk GBP/USD : bullish.

USD/CHF
USD/CHF terlihat masih stabil di sekitar 1.0200 walaupun major pair lainnya sudah rally cukup banyak. Patut diduga, hal ini ada campur tangan dari SNB yang ingin melemahkan EUR/CHF. Sejauh ini belum terlihat adanya kemungkinan USD/CHF akan bearish bahkan setelah pair lain sudah bearish.

USD/CHF diperkirakan masih akan terpengaruh dari cross pair EUR/CHF yang saat ini kembali rally setelah sebelumnya sempat terkoreksi. Selain itu, pergerakan EUR diperkirakan juga akan berpengaruh buat pair ini.

 

Dari gambar chart terlihat trend bullish terhadap pair USD/CHF ini belum berubah. Sudah berhari – hari pair ini tidak beranjak dari level 1.02. Tidak banyak yang bisa dianalisis selain pair ini masih berada dekat high nya di 1.0200. Belum terlihat adanya trend, membuat trader wait and see dan harus menunggu sampai nanti ada trend yang lebih jelas.

Daily average pair ini turun  lagi menjadi 37 pips dari sebelumnya 41 pips, artinya USD/CHF masih cenderung tenang bahkan tidak bergerak kemarin. Angka 37 pips untuk pair ini tergolong pergerakan yang rendah untuk pair ini dan mengarah ke rendahnya volatilitas. Masih ada ruang buat pair ini meningkat daily average-nya namun jika melihat hari ini banyak bursa tutup, kecil kemungkinan akan ada peningkatan.

Target saat ini adalah menunggu USD/CHF bergerak lebih kuat, dan menunggu trend terbentuk di pair ini.

Faktor-faktor yang perlu diwaspadai untuk hari ini :
1. Rilis berita dari zona Eropa. Walaupun tidak langsung terpengaruh, namun korelasi EUR dan CHF emmbuat mata uang ini kemungkinan akan terkena dampak.
2. Cross pair dari EUR/CHF diperkirakan masih akan berpengaruh. Intervensi dari SNB juga patut untuk diwaspadai.

Opsi untuk hari ini adalah wait and see, sama seperti kemarin.  Buy USD/CHF jika menembus 1.0200 dan sell jika terus tembus di bawah 1.0150. Bias untuk USD/CHF : netral.

USD/JPY
USD/JPY bergerak cukup aktif di masa liburan panjang di Jepang, dan pair ini berhasil mendekati area 111.30 setelah sebelumnya menjauh dari 112. Golden Week di Jepang berlangsung minggu ini dan pasar Jepang akan dibuka kembali minggu depan.

Dari sisi fundamental, tidak ada rilis berita dari Jepang untuk hari ini. Namun, masih ada berita rilis ADP dari USA nanti malam yang diperkirakan akan menjadi trigger untuk pair ini. Selain itu, waspada dengan aksi spekulan dan flash crash karena likuditas menurun di masa liburan Jepang.

 

Dari gambar chart terlihat saat ini USD/JPY berada di sekitar 111.50. Demand area baru terbentuk di 110.70 – 111.00 dengan titik support 111.00 saat ini menjadi penahan untuk pair ini. Resisten baru  berada di 111.80 dengan supply area ada di 111.80-112.30. Supply area ini dinyatakan weak resisten, artinya masih 1x diuji.

Daily average USD/JPY terlihat di 46 pips, sedikit naik dari hari sebelumnya yang berada di 41 pips. Average daily kemungkinan besar masih akan berada di sekitar angka ini, dikarenakan minimnya faktor penggerak untuk pair ini selama musim liburan Jepang.

Beberapa faktor yang bisa menggerakkan USD/JPY hari ini, diantaranya:
1. Rilis dari USA yaitu ADP payroll yang diperkirakan akan mempengaruhi pair ini. Rilis ini juga berpengaruh secara umum terhadap USD secara umum.
2. Waspada dengan flash crash ataupun risk on – risk off. Dengan menyusutnya likuiditas, kemungkinan tersebut sangat mungkin terjadi.

Untuk hari ini, opsi yang diambil adalah netral,  buy jika USD/JPY menembus 111.80 dan sell jika USD/JPY menembus support 111.30. Bias untuk USD/JPY : netral.

AUD/USD
AUD/USD terlihat pagi ini konsolidasi di sekitar area 0.7050, setelah sempat naik turun di awal sesi Asia kemarin akibat rilis PMI China yang kurang baik. AUD sempat turun ke 0.7030 sebelum akhirnya rebound kembali ke atas 0.7050.

Buyer masih terlihat dominan sampai saat ini, terpantau bias di daily masih bearish. Meskipun begitu, ada peluang buat pair ini terus naik jika buyer masih dominan dan menjaga pair ini tidak jatuh dari 0.7030.

 

Dari gambar, hari ini terlihat  AUD/USD masih dalam trend bearish, dan candlestick berusaha membuat trend bullish meskipun belum kuat. Supply area terlihat masih jauh di 0.7180 – 0.7250 dan demand area ada di 0.6980  – 0.7030. Area 0.7080 – 0.7100 diperkirakan menjadi support become resisten baru buat AUD saat ini.

Daily average untuk pair ini terlihat di angka 44 pips, tidak banyak berubah dari kemarin. Range ini cenderung stabil dari sebelumnya yang di 43 pips dan ini pertanda pasar agak tenang pada hari ini dan kemarin. Volatilitas diperkirakan menurun akibat banyaknya libur bursa.

Faktor-faktor penggerak untuk AUD/USD hari ini antara lain :
1. Rilis data ADP USA diperkirakan bisa membuat pair ini iku bergerak. Sejauh ini belum ada sentimen lanjutan untuk mengangkat AUD/USD naik lebih tinggi lagi.
2. Pergerakan harga komoditas dunia akan mempengaruhi AUD. Tadi malam harga komoditas cenderung melemah dan ini bisa menjadi sentimen negatif buat AUD.

Untuk hari ini, opsi adalah  buy  AUD/USD jika tembus 0.7080 dan sell jika tembus 0.7030. Bias untuk AUD/USD :  netral.

NZD/USD
NZD/USD melemah pagi ini setelah rilis data tenaga kerja dari Selandia Baru menunjukkan hal yang kurang bagus. NZD/USD sempat turun sampai ke 0.6630 sebelum akhirnya rebound kembali mendekati 0.6650 saat ini.

Dari sisi fundamental, faktor rilis tenaga kerja Selandia Baru tadi pagi diperkirakan masih akan memberi efek. Pasar juga menanti data dari ADP dan juga pergerakan major forex lainnya. NZD diperkirakan hari ini akan bergerak sideways di tengah liburnya bursa.

 

Bias berubah untuk NZD/USD hari ini. Walaupun masih dalam trend bearish, namun perlawanan buyer berhasil menetralkan bias NZD/USD di jangka pendek. Namun begitu, berita tadi pagi membuat distorsi kepada kemungkinan lanjutan bias bullish. Demand area masih bertahan di sekiatr 0.6600 dan resisten area di 0.6900.

Daily average NZD/USD terpantau di angka 44 pips, tidak banyak berubah dari kemarin. NZD/USD cenderung tertekan dan kehilangan momentum bullish nya utnuk hari ini. Waspada dengan kemungkinan pembalikan arah.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk trading NZD/USD hari ini  antara lain :
1. Rilis data ADP USA yang juga mempengaruhi banyak major forex. NZD juga diperkirakan akan terdampak dari pergerakan USD setelah rilis berita ini.
2. Pergerakan major pair forex lain, terutama dari zona Eropa seperti EUR dan juga dari AUD diperkirakan juga akan memberikan dampak ke pair ini untuk hari ini.

Untuk hari ini masih sama dengan kemarin, opsi adalah  buy jika tembus 0.6680 dan sell jika tembus 0.6630. Bias untuk NZD/USD : netral.

USD/CAD

USD/CAD  terlihat lebih aktraktif kemarin, dikarenakan banyaknya berita rilis dari Kanada pada sesi Amerika. Rilis PDB Kanada yang lebih jelek tidak memberikan pengaruh banyak buat pair ini. Bahkan, harga minyak yang cenderung turun juga tidak memberikan efek negatif buat CAD. Terpantau, USD/CAD terus bearish mendekati 1.3350 saat ini.

Berita dari USA nanti malam diperkirakan akan berpengaruh buat pair ini. Ada rilis data ADP USA diperkirakan bisa juga menggerakkan USD/CAD. Sementara itu, rilis data cadangan minyak USA diperkirakan akan mempengaruhi pair ini secara tidak langsung.

 

Dari gambar terlihat saat ini USD/CAD masih membentuk area resisten dan supply area di 1.3500.Support ataupun demand area terlihat di sekitar 1.3330-1.3345, dengan titirk support diperkirakan di 1.3330. Harga minyak yang turun  tidak berpengaruh terhadap pair ini tadi malam. Secara umum, USD/CAD berhasil rally bearish dan menjauhi 1.3500, dan sekarang juga sudah turun dari level 1.34.

Daily average dari USD/CAD saat ini 73 pips, naik cukup banyak dari sebelumnya yang berada di 57 pips. Daily average meningkat diakibatkan aktifnya pergerakan pair ini tadi malam, terutama setela ada pidato dari Bank Of Canada. Saat ini, pair USD/CAD sudah menunjukkan tanda bearish yang cukup kuat dan ini bisa berlanjut ke hari ini, walaupun banyak bursa tutup.

Faktor yang menjadi pertimbangan untuk hari ini:
1. Rilis data ADP USA yang diperkirakan lebih baik dari sebelumnya. Rilis dari Kanada juga telrihat, namun diperkirakan dampaknya tidak akan banyak untuk pair ini.

2. Pergerakan harga minyak dunia juga harus diwaspadai. Nanti malam ada rilis data cadangan minyak mentah USA dan diperkirakan akan berdampak ke harga minyak dunia. Naik atau turunnya harga minyak akan berpengaruh kepada pair USD/CAD.

Untuk hari ini, opsi adalah bearish dengan target sell jika menembus 1.3350 atau sell limit saat mendekati 1.3400 dan buy  jika menembus 1.3400. Bias untuk USD/CAD : bearish.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *