Common

Price Action, Pendekatan Trading Forex Tanpa Indikator

Click Here for English Version of This Article

Tentunya kita sering mendengar trading forex dengan menggunakan indikator dan berbagai macam indikator juga sudah sering disampaikan. Tidak jarang, trader justru lebih sering berkutat dengan pengaturan penggunaan indikatornya dibandingkan dengan melakukan trading itu sendiri. Pertanyaannya, apakah ada sistem trading yang tidak memakai indikator, mudah dan tetap menghasilkan profit?

Salah satu cara mendapatkan hal di atas adalah dengan menggunakan Price Action (PA). Bukan hanya sekadar melihat pola candlestick, PA juga mempelajari seluruh gerakan candlestick dan kemungkinan bias pergerakan ke depannya. Mempelajari pola candlestick hanyalah satu dari sekian banyak cara trading dengan menggunakan PA ini.

PA pada dasarnya adalah pendekatan untuk melakukan trading dengan mudah. Namun, dalam hal mempelajarinya tentu tidak semudah yang dibayangkan. Sebagai contoh, ada puluhan jenis pola candle dan pola chart yang bagi trader pemula adalah hal yang  “menakutkan” dan seperti kembali ke bangku sekolah untuk menghapalnya. Padahal, pada kenyataannya, hanya sedikit sekali pola candlestick dan pola chart yang benar-benar dipakai oleh trader karena keterbatasan, baik kemunculan pola tersebut maupun sudut pandang dalam melihat candlestick. Seseorang bisa melihat bahwa pola A sedang terbentuk, namun bagi yang lain harga justru sedang membentuk pola B.

Baca juga : Supply, Demand, Support & Resisten (Part 1) , Supply, Demand, Support & Resisten (Part 2)

PA Adalah Jembatan 

Bagi trader yang pusing dengan analisis fundamental, PA adalah menjadi solusi atas hal tersebut. Di dalam PA, terkandung juga cara membaca candlestick setelah muncul berita-berita high impact ataupun rentetan rilis data yang terjadi sebelumnya, yang terlihat pada pergerakan dan arah candlestick. Secara tak langsung, candlestick “menyerap” informasi seputar berita yang terjadi dan kemudian menjadi sumber informasi bagi trader yang ingin mengetahui dampak fundamental ke pergerakan harga.

Dalam PA, cara membaca candlestick adalah kunci dari pembahasan dan analisis. PA bertindak sebagai petunjuk untuk memperkirakan pergerakan arah dari harga yang akan terjadi. Namun, perlu diingat bahwa PA juga merupakan bagian dari indikator dan analisis teknikal, sehingga atribut yang melekat pada analisis teknikal juga mempengaruhi PA.

PA Sebagai Indikator

Sebagai indikator, PA memiliki sifat yang juga sama dengan analisis teknikal lainnya. Yang paling utama adalah, PA sensitif dengan masukan data, sehingga jumlah data yang diperlukan akan banyak unutk mncapai keakuratan yang lebih tinggi. Artinya, PA layak dijadikan bahan analisis pada candlestick dengan syarat jeda waktu/timeframe yang besar, minimal di atas 1 jam.

JIka terlalu pendek jeda waktu yang dipakai untuk analisis menggunakan PA, maka ada kemungkinan analisis menghasilkan prediksi yang salah. Beberapa indikator seperti Moving Average/MA , Stochastic Oscillator dan sebagainya sensitif dengan pergerakan dan perubahan bentuk candlestick. Semakin banyak data, semakin akurat PA dalam menganalisis pergerakan harga.

Bagaimana Aplikasi PA untuk Trading?

Mari kita mulai dengan Pola Candlestick. Pola candlestick memiliki banyak informasi yang terkandung di dalamnya mengenai masa lalu pergerakan harga dan juga kemungkinan pergerakan harga di masa depan. Beberapa pola candlestick sering muncul dan berulang-ulang dibanding pola yang lain, sehingga tidak perlu khawatir untuk menghapal semua pola candlestick.

Ragam dan Jenis Pola Candlestick (Sumber : candlescanner.com)

Baca : Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dengan Pola Candlestick

Yang kedua adalah Chart Pattern atau pola chart. Ini adalah pengembangan dari pola candlestick, dimana trader berusaha melihat pergerakan harga dnegan bantuan yang disebut pola-pola harmonis. Secara umum, pola ini terbagi dua yaitu bat/kelelawar atau butterfly/kupu-kupu. Pada prinsipnya, perbedaan antara kedua jenis pola tersebut hanyalah arah dari pola yang terbentuk dan kecenderungan arahnya.

Ragam dan jenis Pola Chart/Chart Pattern (sumber: www.valasonline.com)

Banyak yang perlu diingat? Jangan khawatir sebab trading bukanlah ujian. Kita bisa print pola-pola di atas dan kita letakkan di dekat komputer atau yang mudah terlihat, sebagai bantuan untuk mempelajari candlestick. Tidak perlu takut salah, karena pola yang terbentuk akan berulang-ulang dan selalu ada kesempatan untuk mendapatkan pola yang sama di kemudian waktu.

Apa saja yang perlu diperhatikan?

Perlu diingat bahwa sistem trading menggunakan PA ini tidak memberikan kepastian selalu profit dan berhasil. Oleh karena itu sebaiknya batasan kerugian harus tetap ada dan terpasang pada setiap kali entry dilakukan yaitu berupa Stop Loss atau SL. Pendekatan melalui PA hanyalah alat bantu untuk melihat kemungkinan yang akan terjadi, bukan alat untuk melihat masa depan yang akan terjadi.

Selalu patuhi aturan pada saat melakukan transaksi, karena kebanyakan trader melakukan kesalahan dengan melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Aturan in termasuk jangan membuka posisi yang baru jika yang sudah ada belum mengenai SL atau TP. Jangan cepat terbawa emosi pada saat mengalami kerugian ataupun pada saat mendapat profit. Tetap lakukan analisis dengan baik dan pikiran yang fokus untuk mencapai teknik trading forex yang profit konsisten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *