Common

Mengenal MT4, Chart Trading Sejuta Umat

Click Here for English Version of This Article

Sebagai seorang trader, MT4 bukanlah hal yang asing dan baru bagi kebanyakan. Hampir semua broker menggunakan MT4 sebagai landasan untuk trading, sebagai papan penunjuk dari arah gerakan pair forex. MT4 sendiri sudah diluncurkan sejak 20 tahun yang lalu, dan sampai sekarang masih terus dipakai oleh broker.

Baca juga : Emas : Investasi, Mata Uang atau Trading?

Tampilan MT4

MT4 sendiri awalnya didesain sebagai platform yang multifungsi dan lintas broker. Pada awal kemunculannya, MT4 kurang mendapat sambutan karena pendahulunya banyak mengalami kendala teknis. Pada saat itu, tiap-tiap broker memiliki platform yang berbeda-beda. Namun, saat MT4 diluncurkan banyak broker tertarik menggunakan platform ini dan saat ini menjadi platform trading yang paling banyak dipakai.

Fitur utama yang membuat MT4 lebih disukai adalah adanya indikator. Indikator ini ada yang memang bawaan dari MT4 ada juga yang bisa ditambahkan (custom indicator). Terutama untuk custom indicator, banyak yang memanfaatkan kemudahan ini untuk menambah indiaktor baru. Pada saat itu, dan sampai saat ini hanya MT4 (dan MT5) yang memiliki kelebihan ini. Inilah yang membuat platform ini dicintai banyak orang.

Selain indikator, tampilan pair mata uang juga minimalis. Hal ini penting buat trader karena yang lebih penting adalah tampilan chart dan bukan perubahan angka dari pair forex. MT4 juga mampu mengakomodasi ratusan jenis pair, bahkan termasuk saham dan indeks saham dan indeks lain. Perintah order juga lebih mudah, dengan meng-klik kiri mouse pada layar secara otomatis akan membuka dialog box order. Jika mouse sebelah kanan yang diklik, maka akan membuka pengaturan tampilan layar dari MT4.

Baca juga : Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dengan Alligator dan RSI

Tampilan yang user firendly juga membuat MT4 lebih cepat dikenal. Layar untuk grafik lebih besar dibanding dengan harga menjadi salah satu faktor keunggulan lainnya. Bahkan, MT4 mampu mengakomodasi broker dengan 4 digit dan 5 digit di satu waktu yang bersamaan. Hal ini juga yang membuat MT4 disukai banyak trader.

Kreasi trader juga lebih maksimal di MT4, Trader bisa menggambar garis, bangun datar hingga tanda-tanda tertentu untuk mempermudah analisis. Ada pilihan garis dan balon chat, ada pilihan timeframe mulai dari 5 menit hingga bulanan, Bahkan bisa melihat 4 chart sekaligus dalam satu frame, hanya dengan meng-klik minimize di layar chart. Bagi sebagian besar trader, mereka hanya mengenal MT4 sebagai sarana unutk jual beli mata uang mereka tanpa mengenal yang lain.

Kesuksesan MT4 sendiri bukan tanpa masalah. Keamanan data dan glitch menjaid isu utama bagi pengguna MT4. Walaupun hanay sebagai “wadah” namun data yang tersimpan rentan dicuri oleh hacker. Apalagi MT4 tidak diperbarui dalam 20 tahun terakhir, sehingga fitu keamanan sepenuhnya ada di tangan broker, bukan di pihak Multitrader. Hal ini cukup berbahaya jika Metatrader berhsail dibobol dan membuka semua data yang memakainya.

Denagn alasan seperti itu, terdengar kabar bahwa Multitrader selaku pemilik MT4 ingin menghentikan operasional MT4 ini dan menganjurkan untuk beralih ke MT5. Alasannya belum pasti, namun dengan usia platform yang lebih dari 20 tahun, banyak celah dan glitch yang mungkin timbul dan sudah tidak bisa teratasi. Selain itu, banyak fitur yang sudah ketinggalan zaman, sehingga perlu diganti.

Kenyataannya, tidak mudah mengganti MT4 ke MT5. Ini karena bagi trader, MT5 tidak user friendly dan terlalu “canggih” untuk sebuah platform. Sampai saat ini, hanya sedikit sekali yang mneggunakan MT5 sebagai media platform tradingnya. Walaupun dikatakan banyak fitur yang sudah usang, kenyataannya MT4 terlanjur lekat dengan trader dan lebih banyak dipakai saat ini. Proses migrasi pun berjalan lambat, bahkan beberapa broker mengeluarkan bujukan bahkan ancaman jika MT4 diberhaentikan total.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *